Pesan Menyentuh San Lorenzo Mengenang Kepergian Anggota Istimewanya Paus Fransiskus
BUENOS AIRES, investortrust.id – Klub Argentina San Lorenzo mengeluarkan pesan menyentuh mengenang kepergian anggota istimewanya Paus Fransiskus.
Sepak bola ikut berduka dengan berita wafatnya pemimpin umat Katolik dunia Paus Fransiskus di Vatikan pada Senin (21/4/2025) dalam usia 88 tahun. Kepergian sosok yang memiliki nama lengkap Jorge Mario Bergoglio itu memberikan kesan mendalam bagi banyak orang.
Salah satu yang paling berduka adalah klub sepak bola asal “kampung” Boedo di pinggiran Buenos Aires, Argentina, San Lorenzo de Almagro. Tim dengan 15 gelar Primera Division Argentina itu sejak lama dikenal sebagai klubnya Paus Fransiskus.
Baca Juga
San Lorenzo adalah klub yang didirikan oleh Romo Lorenzo Massa, seorang pemimpin gereja, pada 1 April 1908. Dia mendirikan klub agar anak-anak di lingkungan gereja tidak bermain di jalanan. Dia mengizinkan halaman gereja digunakan sebagai tempat bermain sepak bola.
Dengan akar gereja yang kuat, San Lorenzo menjadi klub yang digemari banyak pemimpin Katolik di Argentina. Salah satu yang kemudian menjadi legenda adalah Paus Fransiskus. Bahkan, Paus Fransiskus sudah menyaksikan San Lorenzo sejak kanak-kanak, dan kemudian menjadi anggota klub (socio), dengan nomor keanggotaan 88235.
“Dia tidak pernah menjadi salah satu dari kita. Dia selalu menjadi salah satu dari kita. Sebagai seorang anak laki-laki dan sebagai seorang pria, sebagai seorang pendeta dan kardinal. Juga sebagai Paus,” tulis San Lorenzo dalam pernyataan resminya.
“Dia selalu menularkan kecintaannya pada El Ciclon (julukan San Lorenzo). Ketika dia pergi ke Viejo Gasometro (stadion lama) untuk menyaksikan tim (generasi) 1946 bertanding. Ketika dia mengukuhkan Angelito Correa di kapel Ciudad Deportiva. Ketika dia menerima tamu (skuad) San Lorenzo di Vatikan. Selalu dengan kebahagiaan total. Anggota No.88235,” lanjut San Lorenzo.
“Dari Jorge Mario Bergoglio hingga Fransiskus. Ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu cintanya kepada San Lorenzo. Dibalut kesedihan yang mendalam, kami ingin menyampaikan kepada Paus Fransiskus: Selamat tinggal, terima kasih, dan sampai jumpa lagi! Kita akan bersama selamanya!” tutup pernyataan San Lorenzo.
Baca Juga
Berduka! Italia Tunda Semua Pertandingan Sepak Bola untuk Hormati Paus Fransiskus
Nunca fue uno más y siempre fue uno de los nuestros. Cuervo de niño y de hombre... Cuervo como sacerdote y Cardenal... Cuervo también como Papa...
— San Lorenzo (@SanLorenzo) April 21, 2025
Siempre transmitió su pasión por el Ciclón: cuando iba al Viejo Gasómetro para ver al equipo del 46, cuando confirmaba a Angelito… pic.twitter.com/nVc8fWC9wi

