Kisah San Lorenzo de Almagro, Klub Sepak Bola Argentina Favorit Paus Fransiskus
BUENOS AIRES, investortrust.id – Berstatus pemimpin umat Katolik dunia, bukan berarti Paus Fransiskus tidak memiliki aktivitas di luar urusan agama. Tokoh yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio itu adalah penggemar sepak bola. Dia pendukung fanatik klub Argentina, San Lorenzo de Almagro.
Paus Fransiskus selaku pemimpin Takhta Suci Vatikan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Selasa (3/9/2024). Kemudian, melakukan sejumlah kegiatan, termasuk berkunjung ke Masjid Istiqlal Jakarta dan memimpin misa suci akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Meski sibuk dengan berbagai kegiatan, Paus Fransiskus juga memiliki aktivitas lain di luar keagamaan. Faktanya, dia merupakan penggemar sepak bola. Dia adalah pendukung klub Primera Division Argentina, San Lorenzo de Almagro.
Klub macam apa San Lorenzo ini? Klub sepak bola profesional Argentina ini didirikan pada 1 April 1908 di Almagro. Tempat yang sekarang dikenal sebagai Bajo Flores di salah satu distrik yang ada di Buenos Aires. Klub ini lahir dari seorang pemuka agama, Romo Lorenzo Massa.
Baca Juga
Tak Pernah Menang, Begini Rekor Head to Head Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi
Saat itu, Romo Lorenzo Massa sering melihat anak-anak bermain bola di jalananan sekitar gereja. Lalu, dia mengundang mereka untuk bermain di Oratorium San Antonio, sebagai imbalan untuk menghadiri Misa setiap Minggu.
Awalnya, klub ini bernama Los Forzosos de Almagro atau Orang kuat dari Almagro. Lalu, berubah menjadi San Lorenzo untuk menghormati Romo Lorenzo Massa. Nama itu juga dipilih karena Santo Lorenzo dari Roma adalah pelindung klub. Selain itu, ada juga sebagai peringatan Perang San Lorenzo, salah satu bagian dari Perang Kemerdekaan Argentina.
Yang paling unik dan membuat San Lorenzo terkenal ke segala penjuru bumi adalah keberadaan Paus Fransiskus. Dia bukan penggemar biasa. Dia adalah anggota klub (socio). Paus Fransiskus punya nomor keanggotaan 88.235 dan selalu membayaran iuran tanpa pernah terlambat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada Paus Fransiskus, spanduk-spanduk dengan gambar sang pemimpin Takhta Suci Vatikan umum ditemukan di stadion. Bahkan, ketika San Lorenzo menjuarai Liga Argentina 2013 dan Copa Libertadores 2014, para petinggi klub menghadap Paus Fransiskus di Vatikan untuk menyerahkan trofi.
Penghormatan dari San Lorenzo kepada Paus Fransiskus sangat layak dan pantas. Sebab, Paus Fransiskus sudah menjadi penggemar klub sejak kanak-kanak dan bertahan hingga sekarang.
“Bagi saya, San Lorenzo adalah tim di keluarga saya. Ayah saya bermain di tim basket mereka. Lalu, ketika saya masih kecil, kami sering pergi ke stadion. Ibu saya juga ikut menemani kami,” ujar Paus Fransiskus dalam sebuah kesempatan pada 2014, dilansir BBC Sport.
“Saya ingat bagaimana hari itu, pada musim 1946. San Lorenzo memiliki tim yang cemerlang. Kami adalah juara (Liga Argentina). Mereka tahu itu, dengan kemuliaan, saya menjalaninya dengan kemuliaan,” tambah Paus Fransiskus.
Baca Juga
Tanpa Kemenangan di Awal Musim, Paulo Fonseca Terancam Dipecat AC Milan

