Kisah Tami Merayakan Nyepi Jauh dari Kampung Halaman, Jaga Keheningan di Tanah Rantau
JAKARTA, investortrust.id - Di tengah riuhnya libur panjang, tak sedikit sekelompok umat Hindu yang menjalani Nyepi jauh dari kampung halaman. Tanpa suasana tenang khas Pulau Dewata, mereka tetap berusaha memegang teguh tradisi.
Bagi Tami, seorang warga Bali yang sudah tinggal lama di Jakarta, merayakan Nyepi di luar Bali menjadi tantangan tersendiri. Sebab, tanpa adanya dukungan lingkungan yang sama-sama menjalankan ibadah, ia dan keluarga harus menciptakan suasana Nyepi mereka sendiri di rumah.
“Enggak ke luar rumah, rumah gelap seharian, puasa, dan lain-lain, sama seperti orang Hindu di Bali,” katanya kepada Investortrust, Jumat (28/3/2025) malam.
Baca Juga
Tami berujar, pada momen Nyepi tahun ini ia bersama suami dan sang adik tengah berkunjung ke rumah orang tuanya yang berlokasi di wilayah Sleman, Yogyakarta. Menariknya, kunjungannya tersebut tak lain untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama ibunda dan keluarga besarnya yang muslim.
”Mama saya Islam, keluarga mama saya juga semuanya muslim. Jadi pas Nyepi ya nanti saya, suami, sama adik akan diam saja di kamar gelap-gelapan,” ucapnya.
Meski berbeda dengan suasana di Bali, bagi Tami, Nyepi tetap menjadi momen refleksi yang penting, bahkan di tanah rantau. Keheningan ini bukan hanya sekadar ritual, tapi juga kesempatan untuk kembali ke dalam diri, merenungi kehidupan, dan memperkuat spiritualitas, di tengah perbedaan lingkungan yang terus berjalan seperti biasa.
Baca Juga
158.351 Narapidana Terima Remisi Khusus Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2025
“Balinese people also exist outside Bali too, you know. Kami juga berusaha tetap menjalankan ibadah sebaik-baiknya walaupun di tengah lingkungan yang berbeda,” tuturnya.
Redaksi Investortrust mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1947 bagi umat Hindu yang merayakan. Semoga perenungan dan keheningan di Hari Suci ini membawa ketenangan batin, kebijaksanaan, dan harmoni bagi kita semua.
Om Shanti Shanti Shanti Om.

