Besar Pasak Daripada Tiang, Manchester United Dikabarkan PHK 200 Pegawai
MANCHESTER, investortrust.id – Manajemen Manchester United dikabarkan melakukan PHK terhadap 200 pegawainya. Mereka adalah orang-orang yang masuk dalam rencana efisiensi ala Sir Jim Ratcliffe akibat prestasi The Red Devils yang tak kunjung membaik di lapangan.
Performa Manchester United dalam beberapa tahun terakhir kacau. Itu ditandai hampa trofi Liga Premier dan Liga Champions. Itu telah berpengaruh kepada finansial. Pemasukan Manchester United turun drastis, meski pengeluaran tetap besar.
Situasi itu membuat Sir Jim Ratcliffe kembali meluncurkan kebijakan kontroversial. Co-owner The Red Devils sejak akhir 2023 berniat menutup kerugian klub yang mencapai £300 juta (Rp6,1 triliun) selama tiga tahun terakhir.
Baca Juga
Cedera Kai Havertz Bikin Pelatih Arsenal Mikel Arteta Pusing
Caranya, mengakhiri kontrak Sir Alex Ferguson sebagai duta besar Manchester United. Selanjutnya, menutup kantor perwakilan klub di London dan sejumlah kota besar lainnya di seluruh dunia. Berikutnya, seperti dilansir The Guardian, pemecatan 200 pegawai Manchester United sudah disetujui Sir Jim Ratcliffe.
Sir Jim Ratcliffe yakin dengan memecat 200 pegawai, Manchester United dapat berhemat £45 juta (Rp919 miliar). Uang dari penghematan itu bisa digunakan memoles skuad Ruben Amorim demi memenuhi ambisi kembali menjadi penguasa sepak bola Inggris hingga Eropa.
Sektor yang terdampak adalah mereka yang bekerja di belakang layar, khususnya di bagian pemasaran, penjualan, hingga hiburan. Sementara untuk divisi teknis sepak bola, termasuk akademi, lolos dari perampingan pegawai.
Baca Juga
Komputer Super Opta Prediksi Liverpool Kalahkan Arsenal di Klasemen Akhir Liga Premier
"They're cutting out the fat" 🤯
— talkSPORT (@talkSPORT) February 12, 2025
"Have they brought some of this upon themselves?" 😡
Simon Jordan and Jim White clash over Sir Jim Ratcliffe's axing of a further 100 behind-the-scenes members of staff at Manchester United pic.twitter.com/7m81Iftvvl

