Inter Milan Tinggal Selangkah Cetak Sejarah Membanggakan di Supercoppa Italia
RIYADH, investortrust.id – Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi meminta para pemain tetap fokus pada tujuan setelah menembus final Supercoppa Italiana lewat kemenangan 2-0 atas Atalanta di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (3/1/2025) dini hari WIB. I Nerazzurri tinggal selangkah cetak sejarah membanggakan.
Juara bertahan Serie A Inter Milan menjalani misi menjuarai Piala Super Italia untuk empat edisi beruntun dengan melawan runner-up Coppa Italia di Arab Saudi.
I Nerazzurri tampil solid sejak kick-off. Mereka berusaha mendominasi semua sektor lapangan dengan membuat La Dea kesulitan. Inter Milan memastikan keunggulan lawan Atalanta melalui dua gol Denzel Dumfries.
Baca Juga
Kalahkan Thailand di Leg Pertama, Vietnam Punya Potensi Juara Piala AFF 2024
“Para pemain bermain sangat baik. Tidak pernah diragukan melawan tim dengan kualitas hebat. Kami menginginkan final ini. Kami membuat langkah pertama dan sekarang tahu yang paling penting masih harus dilakukan. Menciptakan banyak peluang melawan Atalanta patut dibanggakan,” kata Simone Inzaghi kepada Sport Mediaset.
Seharusnya ada lebih banyak gol, karena Marco Carnesecchi melakukan serangkaian penyelamatan luar biasa terhadap Lautaro Martinez. Sementara di sisi lain gol Ederson dianggap offside.
“Penjaga gawang juga melakukan penyelamatan terhadap Mkhitaryan dan Dimarco, ketika kami tidak mendapatkan gol ketiga. Itu membuka kemungkinan Atalanta untuk bangkit. Tapi, saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain saya,” ujar Simone Inzaghi.
“Satu-satunya kesalahan kami adalah tidak mengakhiri pertandingan lebih awal. Tapi, saya benar-benar tidak bisa mengeluh terhadap lawan yang berkualitas. Saya sangat puas, terutama dengan semua perjalanan ini, dan jadwal pertandingan yang padat. Tapi, para pemain menunjukkan tekad, konsentrasi, dan fokus. Kami telah melampaui semua harapan musim ini,” ungkap Simone Inzaghi.
Ini adalah kemenangan Inter kelima berturut-turut di semua kompetisi tanpa kebobolan satu gol pun. Ini sesuatu yang belum pernah diraih klub tersebut sejak enam kemenangan dari November hingga Desember 2007. Uniknya, Inter Milan telah mencetak 14 gol melalui para pemain pertahanan.
“Itulah gaya sepak bola kami. Para bek kami maju dan berkontribusi pada gerakan menyerang, sehingga menemukan diri mereka di posisi yang tepat. Dumfries selalu mencetak gol untuk Inter Milan dan Belanda. Jadi, dia bukan kejutan,” pungkas Simone Inzaghi.
Baca Juga
Rumor Transfer, PSG Goda Mohamed Salah Gaji Mingguan Rp 8,4 Miliar
Ci ha portato in vantaggio così, in rovesciata 😎#ForzaInter #InterAtalanta pic.twitter.com/HMfiMqPuDu
— Inter ⭐⭐ (@Inter) January 3, 2025

