Kisah Aleksei Bugayev, Bek Rusia di Euro 2004 Jadi Wajib Militer Tewas di Perang Ukraina
MOSCOW, investortrust.id – Kabar duka datang dari sepak bola Rusia. Mantan bek tim nasional yang bermain di Euro 2004, Aleksei Bugayev, tewas dalam perang di Ukraina. Pemilik 7 caps untuk tim Beruang Merah itu pergi ke garis depan sebagai wajib militer dari jalur narapidana.
Aleksei Bugayev adalah mantan pemain sepak bola profesional Rusia kelahiran Moscow, 25 Agustus 1981. Beroperasi sebagai bek, dia aktif di lapangan hijau pada 1999-2010 bersama sejumlah klub lokal Rusia macam Lokomotiv Moscow, Torpedo Moscow, Tom Tomsk, hingga FC Krasnodar.
Puncak karier Aleksei Bugayev adalah saat dipanggil membela Rusia di Euro 2004, di Portugal. Dia bermain penuh dalam pertandingan fase grup menghadapi Portugal (0-2) dan Yunani (2-1).
Baca Juga
Bangga Latih AC Milan, Sergio Conceicao Janjikan yang Terbaik
Pertandingan terakhir Aleksei Bugayev bersama Rusia ada dalam persahabatan melawan Italia pada 2005. Tapi, kariernya terus menurun, dan dia akhirnya gantung sepatu bersama FC Krasnodar pada 2010 dalam usia 29 tahun.
Setelah pensiun, Aleksei Bugayev justru terlibat aksi kriminal. Dia didakwa terlibat dalam perdagangan narkoba. Dia terbukti bersalah di pengadilan. Kemudian, dia dijatuhi hukuman 9,5 tahun penjara pada September 2024.
Aleksei Bugayev mengaku menyesal atas aksi kriminalnya. Dia kemudian mengikuti program pengampunan dari pemerintah Rusia. Syaratnya, ikut wajib militer untuk menjalani pertempuran di Ukraina. Aleksei Bugayev tidak punya pilihan lain, meski sadar situasi di garis depan tidak menguntungkan tentara Rusia.
Bertugas di Donbass, Aleksei Bugayev ternyata hanya bertahan 3 bulan. Ayah Aleksei Bugayev, Ivan Bugayev, mengonfirmasi anaknya tewas dalam sebuah pertempuran pada Minggu (29/12/2024). Jasad Aleksei Bugayev belum bisa dievakuasi karena pertempuran terus terjadi.
“Sayangnya kabar tentang kematian Aleksei itu betul. Itu terjadi hari ini (Minggu). Kami berduka untuk anak kami yang kami sayangi,” ujar Ivan Bugayev, dilansir Sport24.
Dalam perang Rusia di Ukraina, keberadaan para narapidana di garis depan adalah hal biasa. Pasalnya, militer Rusia yang mulau kehabisan sumber daya memilih menggunakan para tahanan untuk berperang. Mereka akan mendapat amnesti setelah perang berakhir. Salah satunya Aleksei Bugayev.
Baca Juga
Momen Aneh Manchester United: Dulu Klub Juara, Kini Bertarung Menghindari Degradasi
🕊️😰 Former Russian player Alexey Bugaev has died during the war in Ukraine at the age of 43.
— Football Tweet ⚽ (@Football__Tweet) December 30, 2024
He was sent to the front-lines to reduce his prison sentence after being convicted of drug trafficking.
He played for Russia at EURO 2004. 🇷🇺 pic.twitter.com/OtRJiF3iug

