Kisah Nankatsu SC, Klubnya Kapten Tsubasa yang Ternyata Ada di Dunia Nyata
TOKYO, investortrust.id – Penggemar serial manga legendaris sepak bola Kapten Tsubasa pasti tidak asing dengan Nankatsu SC. Itu adalah klubnya Tsubasa Oozora, tokoh utama dalam cerita Kapten Tsubasa, yang ternyata benar-banar ada di dunia nyata.
Kapten Tsubasa, Captain Tsubasa, atau Kyaputen Tsubasa adalah serial manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Yoichi Takahashi. Serial ini terutama berkisah pada sepak bola dengan Tsubasa Oozora dan teman-temannya sebagai pelaku utama.
Serial ini awalnya dimuat dalam majalah manga Weekly Shonen Jump milik Shueisha pada 1981-1988. Lalu, Kapten Tsubasa diadaptasi menjadi serial televisi anime oleh Tsuchida Production dan disiarkan di TV Tokyo pada 1983-1986. Kemudian, menyebar ke seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Banyak film dan serial televisi yang mengikutinya, dengan yang terbaru ditayangkan pada 2018-2019. Sementara musim keduanya ditayangkan pada 2023.
Baca Juga
Respect! Pemain Timnas Indonesia Ucapkan Selamat Natal ke Suporter Garuda
Catatan menunjukkan, pada 2023, Kapten Tsubasa telah beredar lebih dari 90 juta kopi di seluruh dunia. Ini menjadikannya salah satu serial manga terlaris sepanjang masa. Dalam jajak pendapat yang dilakukan TV Asahi pada 2005, Kapten Tsubasa berada di peringkat 41 dalam daftar 100 serial anime teratas.
Selain menginspirasi banyak pemain terkenal Jepang seperti Hidetoshi Nakaha, Junichi Inamoto, Shunsuke Nakamura, hingga Takefusa Kubo, Kapten Tsubasa juga membuat sang penulis, Yoichi Takahashi, merealisasikan mimpinya di dunia nyata.
Pada 2012, Yoichi Takahashi membeli sebuah klub sepak bola lokal di Tokyo yang didirikan pada 1983, yaitu Tokiwa FC. Itu adalah tim amatir di Katsushika yang berkompetisi di Divisi III Liga Tokyo (level 9).
Dua tahun kemudian, Tokiwa FC promosi Divisi II Liga Tokyo. Lalu, berganti nama menjadi Katsushika Vitoad. Selanjutnya, menjadi Nankatsu SC. Tapi, sesuai regulasi di kompetisi Jepang, klub yang berganti nama harus memulai lagi dari awal. Akibatnya, Nankatsu SC harus memulai lagi dari Divisi III Liga Tokyo.
Yoichi Takahashi memutuskan menjadi presiden klub bentukannya. Bergabung dengan 71 klub lain di Divisi III Liga Tokyo, target Yoichi Takahashi adalah membawa Nankatsu SC bermain ke J1 League.
Pada 2015, mereka menjuarai Divisi III Liga Tokyo dan promosi ke Divisi II Liga Tokyo. Lalu, pada 2017, giliran trofi Divisi II Liga Tokyo yang dikuasai. Sejak 2018 hingga 2020, Nankatsu SC berjuang di Divisi I Liga Tokyo. Lalu, pada 2021 main di Kanto Soccer League Divisi II. Hanya setahun, mereka promosi ke Divisi I (level 5) hingga sekarang.
Meski bermain di kasta bawah, Nankatsu SC pernah diperkuat sejumlah nama pemain terkenal jebolan J1 League maupun tim nasional. Mereka pernah mempekerjakan Takashi Fukunishi, Jumpei Kusukami, hingga Junichi Inamoto. Nama terakhir pernah membela Arsenal dan Fulham serta pensiun sebagai pemain Nankatsu SC pada akhir tahun ini.
“Saya sangat bangga bisa mencapai akhir karier saya di klub hebat seperti Nankatsu SC. Sangat disayangkan kami tidak bisa mencapai promosi ke JFL dalam tiga musim terakhir, dan saya juga merasa kasihan kepada para penggemar dan semua orang yang terlibat,” ujar Junichi Inamoto, di situs resmi Nankatsu SC.
“Namun, saya ingin berkontribusi sepak bola dengan cara baru dan melakukan segala daya saya untuk mencapai tujuan besar yang ditetapkan oleh pemilik klub, Yoichi Takahashi, untuk memenangkan Liga Champions Asia. Dalam karier masa depan saya, jika Nankatsu SC membutuhkan saya lagi, saya siap,” tambah Junichi Inamoto.
“Tiga musim yang saya habiskan di klub ini adalah waktu yang tak tergantikan. Kami ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua orang yang mendukung Nankatsu SC,” tutup Junichi Inamoto.
Baca Juga
Unik! Momen Mohamed Salah dan Keluarga Posting Foto dan Ucapan Selamat Natal

