Siap Belanja Pemain? Barcelona Sebut Kondisi Keuangan Saat ini Lebih Baik
BARCELONA, investortrust.id – Presiden Barcelona Joan Laporta mengklaim keuangan Barcelona jauh lebih baik dengan pemasukan yang mulai mengalir ke rekening klub.
Sejak beberapa tahun terakhir, Barcelona mengalami krisis ekonomi parah akibat dampak Covid-19. Klub sebesar Barcelona memiliki utang hingga 1,3 miliar Euro (Rp 21,9 triliun). Akibatnya, Barcelona kesulitan likuiditas.
Masalah itu sempat membuat Barcelona sulit mendaftarkan pemain baru sehingga harus melepas Lionel Messi dan sejumlah pemain penting. Mereka juga kesulitan mendatangkan pemain karena harus atas Batasan gaji yang diikuti.
Namun, dengan strategi tuas ekonomi yang diambil Joan Laporta melalui penjualan aset klub, Barcelona mengklaim bisa mendatangkan keuntungan mencapai 700 juta euro (Rp 11,7 triliun). Gaji pemain turut dipangkas hingga klub berhemat sekitar 200 juta Euro (Rp 3,3 triliun).
Baca Juga
Petinggi Bayern Muenchen Beberkan Alasan Tunjuk Vincent Kompany Sebagai Pelatih
Dengan total 21 pemain yang dilepas sejak 2021, Barcelona bisa mendatangkan pemasukan hampir 272 juta Euro (Rp 4,5 triliun). Ousmane Dembele menjadi penjualan paling besar dengan 50 juta Euro (Rp 842 miliar) ke Paris Saint-Germain (PSG).
“Klub sekarang menghasilkan uang. Saat kami tiba, kami menarik tuas untuk memenuhi komitmen yang mendesak dan meningkatkan skuad. Kami mendapat daya Tarik. Tapi, lukanya masih terbuka. Saat ini kami bisa bilang Barcelona menghasilkan lebih banyak daripada yang dibelanjakannya,” ujar Joan Laporta, dilansir Marca.
“Pendapatan kami 41% lebih banyak. Pengeluaran 22% lebih sedikit. Ini sangat penting. Penjualan berjalan seperti roket. Kami menagih lebih dari 70% persen dari sebelumnya,” tambah Joan Laporta.
Lebih lanjut, Joan Laporta menjelaskan. “Pada masalah aset teknologi, kami telah gagal karena mengalami kerugian. Ada kerugian luar biasa 91 juta Euro (Rp 1,5 triliun). Tapi, itu tidak langsung. Kami yakin, pada akhirnya aset-aset ini akan produktif,” pungkas Joan Laporta.
Baca Juga
Ingin Sukses di Inggris, Enzo Maresca Berkonsultasi dengan Claudio Ranieri

