Dibayar Rp 516 Miliar Setahun, Gaji Roberto Mancini vs Shin Tae-yong Bagai Langit dan Bumi
JEDDAH, investortrust.id – Roberto Mancini akan memimpin Arab Saudi menghadapi Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C di King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (5/9/2024) malam WIB. Mancio akan menjadi lawan tangguh Shin Tae-yong.
Roberto Mancini adalah pelatih kenamaan asal Italia. Dia merupakan mantan pemain, yang memulai karier kepelatihan sebagai asisten Sven-Goran Eriksson di Lazio.
Jabatan pelatih pertama Roberto Mancini didapatkan di Fiorentina pada 2001, saat usianya baru 36 tahun, dan memenangkan gelar Coppa Italia. Musim berikutnya, dia mengambil alih posisi pelatih Lazio. Dia membimbing klub tersebut meraih gelar Coppa Italia.
Pada 2004, Roberto Mancini ditawari pekerjaan di Inter Milan. Hasilnya, dia memenangkan tiga gelar Serie A berturut-turut, sebuah rekor klub. Tapi, dia diberhentikan pada 2008.
Baca Juga
Kisah San Lorenzo de Almagro, Klub Sepak Bola Argentina Favorit Paus Fransiskus
Setelah menganggur selama lebih dari setahun, Roberto Mancini diangkat menjadi pelatih Manchester City pada Desember 2009. Dia membantu The Citizens memenangkan Piala FA 2010/2011. Itu trofi utama pertama klub tersebut dalam 35 tahun. Sukses itu disambut dengan gelar liga pertama mereka dalam 44 tahun pada musim 2011/2012.
Selanjutnya, Roberto Mancini mengambil alih tugas di Galatasaray pada September 2013. Lalu, kembali ke Inter Milan selama dua tahun lagi sebelum mengelola Zenit Saint Petersburg.
Pada 2018, Roberto Mancini mengambil alih tim nasional sepak bola Italia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Hasilnya, Gli Azzurri menjuarai Euro 2020. Tim tersebut tidak terkalahkan dari Oktober 2018 hingga Oktober 2021, dan memegang rekor dunia untuk pertandingan berturut-turut terbanyak tanpa kekalahan (37).
Setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2022 lewat kekalahan play-off dari Makedonia Utara, Roberto Mancini sebenarnya tetap dipercaya melatih Italia. Tapi, pada 27 Agustus 2023, dia memutuskan menandatangani kontrak dengan Arab Saudi hingga 2027.
Selain tantangan, alasan utama Roberto Mancini menukangi The Green Falcon adalah uang. Sebab, dia dibayar 30 juta Euro (Rp 516 miliar) per tahun. Itu membuat dirinya menjadi pelatih sepak bola dengan bayaran terbesar di era modern.
Jumlah bayaran per tahun Roberto Mancini mengalahkan nama-nama populer seperti Pep Guardiola dengan 23 juta Euro (Rp 395 miliar), Steven Gerrard dengan 17,7 juta Euro (Rp 304 miliar), hingga Diego Simeone dengan 15 juta Euro (Rp 258 miliar).
Jika dibandingkan dengan Shin Tae-yong, gaji Roberto Mancini bagaikan bumi dan langit. Fakta menunjukkan pelatih asal Korea Selatan itu sekitar 64 ribu Euro per bulan. Itu setara Rp 1,1 miliar!
Baca Juga
Tak Pernah Menang, Begini Rekor Head to Head Timnas Indonesia Lawan Arab Saudi

