Dinilai Gagal Mengangkat Performa Tim, Carlos Cuesta Dipecat Parma
Poin Penting
|
PARMA, investortrust.id – Parma resmi mengakhiri kerja sama dengan Carlos Cuesta setelah sekitar 1,5 tahun pelatih asal Spanyol itu menangani klub Serie A tersebut. Keputusan mengejutkan ini diambil hanya sepekan setelah Parma meraih kemenangan pertama di Liga Italia musim 2026/2027.
Parma mengumumkan pemecatan Cuesta melalui laman resminya. Klub menyebut keputusan tersebut diambil setelah kedua pihak berdiskusi dan menyimpulkan bahwa kerja sama profesional sudah tidak dapat dilanjutkan, terutama berkaitan dengan arah pengembangan proyek olahraga.
"Setelah berdiskusi antara klub dan pelatih, disepakati bahwa kondisi antara kedua pihak tidak lagi memungkinkan untuk melanjutkan hubungan profesional, terutama terkait pengembangan proyek olahraga," tulis Parma.
Baca Juga
Xavi Hernandez Puji Mexx Meerdink yang Borong Dua Gol Belanda
Cuesta, yang baru berusia 31 tahun, sebelumnya dikenal sebagai salah satu staf pelatih Mikel Arteta di Arsenal. Dia kemudian mendapatkan kesempatan pertamanya sebagai pelatih kepala di level senior ketika ditunjuk Parma pada 2025.
Saat itu, Cuesta datang untuk menggantikan Cristian Chivu yang kemudian dipercaya menangani Inter Milan. Parma memberikan kontrak berdurasi dua tahun kepada Cuesta dengan harapan mampu membawa klub berkembang dan bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia.
Namun, perjalanan Cuesta bersama Parma kini berakhir lebih cepat dari masa kontraknya. Selama kurang lebih 18 bulan, ia menjadi bagian dari proyek klub untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan daya saing Parma di Serie A.
Pemecatan tersebut juga cukup menarik perhatian karena terjadi tidak lama setelah Parma akhirnya meraih kemenangan perdana mereka di Serie A musim ini. Parma sebelumnya mengalahkan Genoa, tetapi hasil positif itu tidak cukup untuk mempertahankan posisi Cuesta di kursi pelatih.
Cuesta pun menyampaikan salam perpisahan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki selama menangani Parma.
"Saya telah memberikan segalanya hingga hari terakhir untuk sebuah tim dan klub yang telah sangat saya cintai," tulis Cuesta.
Belum diketahui siapa yang akan ditunjuk Parma untuk mengisi posisi pelatih kepala setelah kepergian Cuesta. Klub kini harus segera menentukan arah baru di tengah kompetisi Serie A yang masih berlangsung.
Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan Cuesta sebagai pelatih kepala Parma setelah sekitar satu setengah tahun. Pengalaman tersebut menjadi babak penting dalam kariernya setelah sebelumnya bekerja sebagai bagian dari staf kepelatihan Arteta di Arsenal.
Baca Juga
Italia Dipermalukan Belgia, Sandro Tonali Minta Suporter Bersabar
