Lionel Messi Segera Jalani Laga Terakhir Bersama Argentina
Poin Penting
|
BUENOS AIRES, investortrust.id – Tim nasional Argentina akan menggelar momen emosional pada 6 Oktober 2026 ketika Lionel Messi memainkan laga terakhirnya bersama La Albiceleste. Pertandingan persahabatan melawan Benin di Estadio Mas Monumental, Buenos Aires, dipastikan menjadi panggung perpisahan resmi bagi sang legenda.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menilai tidak ada waktu yang lebih tepat untuk memberikan penghormatan kepada Messi selain sekarang. Menurutnya, pemain berusia 39 tahun itu layak mendapatkan perpisahan istimewa di hadapan para pendukung yang selama bertahun-tahun selalu memberikan dukungan penuh.
“Saya percaya pemain seperti dia memang pantas mendapatkan itu. Saya sendiri ingin berada di momen perpisahannya. Kami tahu apa yang telah dia lalui, tetapi dia tetap memiliki keinginan besar untuk datang dan mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang yang sangat mencintainya,” kata Scaloni, dilansir ESPN.
Baca Juga
Kabar Buruk dari Laga Jerman Lawan Belanda, Kai Hevertz Cedera
Pelatih yang membawa Argentina meraih berbagai gelar bergengsi itu menilai momen penghormatan untuk Messi tidak boleh ditunda. “Jika memang ada penghormatan yang harus diberikan, maka waktunya adalah sekarang. Di kemudian hari mungkin keajaibannya tidak akan terasa sama. Saat ini adalah waktu yang tepat bagi Messi untuk merasakan cinta dari semua orang,” ujar Scaloni.
Perpisahan Messi akan menutup salah satu karier internasional paling gemilang dalam sejarah sepak bola. Pada Piala Dunia terakhir yang menjadi turnamen keenamnya, Messi tampil dalam delapan pertandingan dan mencetak delapan gol. Penyerang Inter Miami itu mengakhiri kiprahnya bersama Argentina sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan koleksi 125 gol, termasuk 21 gol di ajang Piala Dunia.
Scaloni mengaku beruntung pernah bekerja bersama pemain yang dianggapnya sebagai salah satu sosok terbesar dalam sejarah olahraga tersebut. “Bagi saya, melatih Messi adalah pengalaman tertinggi dalam karier. Itu seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Tidak akan pernah ada pemain lain seperti dirinya,” ujar Scaloni.
Selain membahas perpisahan Messi, Scaloni juga membuka peluang untuk melanjutkan masa baktinya sebagai pelatih Argentina. Kontraknya akan berakhir pada Desember mendatang dan hingga kini belum ada keputusan final terkait masa depannya.
Pelatih berusia 48 tahun itu mengungkapkan dirinya siap berdiskusi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, mengenai kemungkinan kontrak baru. “Kami akan berbicara. Ada keinginan besar untuk duduk bersama dan membahas semuanya. Saya ingin tetap berada di sini, tetapi ada banyak hal yang harus kami diskusikan,” kata Scaloni.
Masa depan Scaloni menjadi perhatian karena sejumlah pemain senior Argentina secara terbuka meminta federasi mempertahankannya. Kapten baru Argentina, Cristian Romero, termasuk salah satu pemain yang berharap sang pelatih tetap memimpin Albiceleste setelah era Messi berakhir.
Scaloni merupakan arsitek periode paling sukses dalam sejarah modern Argentina. Di bawah kepemimpinannya, Albiceleste meraih gelar Piala Dunia 2022 serta menjuarai Copa America pada 2021 dan 2024.
Baca Juga
Cek Videonya! Momen Pemain Israel Sayed Abu Farhi Dikartu Merah Akibat Selebrasi Gol
