Real Madrid Dipermalukan Atletico Madrid, Jose Mourinho Salahkan Wasit
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Kekalahan Real Madrid dari Atletico Madrid dalam Derby Madrid menyisakan kekecewaan besar bagi Jose Mourinho. Pelatih Los Blancos itu menyoroti keputusan wasit Miguel Ortiz Arias dan VAR Jesus Trujillo Suarez setelah timnya takluk 1-2 di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (20/9/2026).
Mourinho bahkan datang ke konferensi pers dengan membawa dua foto insiden yang menurutnya layak diganjar kartu merah untuk pemain Atletico. Ia merujuk pada pelanggaran Cristian Romero terhadap Jude Bellingham dan Kang-in Lee terhadap Federico Valverde pada babak pertama.
“Kita sebenarnya bisa menghemat konferensi pers karena cerita pertandingan ada di sini,” kata Mourinho sambil menunjukkan dua foto tersebut, dilansir situs resmi Real Madrid.
Baca Juga
Christian Pulisic dan Adrian Rabiot Kembalikan AC Milan ke Jalur Kemenangan
“Dua kartu merah yang jelas. Setelah kami mengalami kesulitan ketika bermain 11 melawan 10, kita bisa membayangkan apa yang terjadi jika selama 50 menit kami bermain 11 melawan sembilan. Karena itu, saya hanya bisa memeluk para pemain saya yang telah memberikan segalanya dan menjalani babak pertama dengan penuh kelas dan kepribadian,” ungkap Mourinho.
Mourinho kemudian mempertanyakan penunjukan Ortiz Arias sebagai pengadil derby. Ia juga menyoroti peran Trujillo Suarez yang bertugas sebagai VAR dan menyebut wasit tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam pertandingan Real Madrid.
“Semua ini sangat aneh. Seminggu sebelum pertandingan sudah diketahui siapa wasitnya, padahal menurut yang saya dengar seharusnya 24 jam sebelumnya. Kemudian, wasit berusia 41 tahun dan bukan wasit internasional. Bukan karena dia wasit hebat,” ujar Mourinho.
Menurut Mourinho, keputusan-keputusan tersebut membuat Real Madrid harus menghadapi situasi sulit. Ia juga menilai para pemainnya tetap menunjukkan karakter meski akhirnya gagal membawa pulang poin.
Terkait kartu merah Dean Huijsen pada awal babak kedua, Mourinho mengaku belum melihat tayangan insiden tersebut secara jelas. Ia mengatakan baru mendapat informasi bahwa pelanggaran mungkin dimulai di luar kotak penalti.
“Saya belum melihat kartu merah Dean. Saya masih sangat jauh untuk memberikan penilaian. Di ruang ganti mereka mengatakan kepada saya bahwa pelanggaran dimulai di luar kotak penalti. Jika memang demikian, itu pelanggaran, kartu merah, dan skor 0-0. Jika terjadi di dalam, maka penalti dan jika ada tindakan jelas menarik kaus, dalam kasus itu memang kartu merah,” kata Mourinho.
Mourinho menegaskan dirinya sebenarnya lebih ingin membicarakan permainan daripada keputusan wasit. Namun, kekalahan dalam derby membuatnya sulit mengabaikan kontroversi yang terjadi sepanjang pertandingan. “Saya ingin keluar dari sini dengan kemenangan, tanpa harus membicarakan hal ini,” tutup Mourinho.
Baca Juga
PSG Menang di Kandang Marseille, Marquinhos Jadi Pahlawan Le Classique
