Jose Mourinho Ungkap Rahasia, Ikut Yakinkan Vinicius Jr Bertahan di Real Madrid
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Jose Mourinho mengaku ikut meyakinkan Vinicius Jr agar bertahan di Real Madrid setelah sempat berada dalam situasi tidak pasti terkait masa depan di Santiago Bernabeu.
Vinicius sebelumnya memasuki tahun terakhir kontraknya bersama Real Madrid. Kondisi tersebut membuat sejumlah klub, termasuk Arsenal, mulai memantau peluang mendapatkan pemain berusia 26 tahun itu secara gratis pada musim panas berikutnya.
Namun, situasi berubah setelah Vinicius memperpanjang masa baktinya di Madrid dengan menandatangani kontrak baru berdurasi enam tahun. Mourinho yang kembali menangani Los Blancos pada Juni lalu mengungkapkan dirinya sempat berbicara langsung dengan Vinicius mengenai keputusan tersebut.
Baca Juga
Sepakat Rp730 Miliar, Inter Milan Datangkan Curtis Jones dari Liverpool
Mourinho mengatakan dirinya mengingatkan Vinicius mengenai besarnya arti Real Madrid bagi karier seorang pemain. Dia kemudian meminta sang pemain mempertimbangkan semuanya dengan matang.
“Vinicius sudah jatuh cinta kepada Real Madrid. Satu-satunya hal yang saya katakan kepadanya adalah: 'Vini, kamu ingin pergi ke mana? Kamu hanya pernah berada di Brasil dan kamu hanya mengenal Real Madrid. Kamu baru akan memahami Real Madrid ketika kamu pergi. Ketika kamu pergi, saat itulah kamu menyadari apa itu Real Madrid. Jangan pergi. Itu tidak sepadan,'” ujar Mourinho, dilansir El Chiringuito.
Mourinho menilai perkembangan tim dan suasana di dalam skuad turut membuat Vinicius semakin yakin untuk bertahan di Madrid. “Saya pikir apa yang dia rasakan terkait perkembangan kelompok, cara kami bekerja dan berkembang, telah memberinya perasaan yang sangat penting,” lanjut Mourinho.
Mourinho sendiri memiliki pengalaman berhadapan dengan Vinicius ketika masih menangani Benfica. Real Madrid bertemu Benfica tiga kali di Liga Champions musim lalu. Salah satu pertemuan mereka sempat diwarnai kontroversi ketika pemain Benfica, Gianluca Prestianni, dituding melakukan tindakan rasis terhadap Vinicius. Pertandingan bahkan sempat dihentikan sekitar delapan menit.
Prestianni membantah tuduhan tersebut. Sedangkan Mourinho memberikan pembelaan kepada pemainnya. UEFA kemudian menjatuhkan hukuman larangan bermain kepada Prestianni selama tiga pertandingan dan tambahan tiga laga dengan status ditangguhkan karena perilaku homofobik.
Mourinho kembali menyinggung insiden tersebut dan menegaskan bahwa Vinicius bisa mengandalkannya. “Prestianni adalah pemain saya. Itu saja. Tidak ada perdebatan. Jika Prestianni adalah pemain saya, 20 pemain bisa datang kepada saya dan saya tetap bersama Prestianni. Selesai,” kata Mourinho.
“Saya pikir Vini sekarang tahu saya berada di pihak mana dan dia tahu bisa menatap mata saya serta mengandalkan saya untuk berada di sisinya,” tutup Mourinho.
Baca Juga
Sulit Datangkan Julian Alvarez, Barcelona Alihkan Target ke Lautaro Martinez

