Cesc Fabregas Ungkap Alasan Como Tak Terkalahkan di Awal Musim Serie A
Poin Penting
|
COMO, investortrust.id – Cesc Fabregas menilai kemenangan Como atas Parma menjadi bukti penting bahwa timnya mampu menjaga fokus setelah menjalani pertandingan bersejarah di Liga Champions.
Como menang 2-1 atas Parma dalam laga kandang pertamanya di Serie A musim ini, Selasa (15/9/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut datang hanya beberapa hari setelah Como mencatat sejarah dengan mengalahkan RB Leipzig 4-1 pada pertandingan perdana di Liga Champions.
Setelah menguras energi dalam pertandingan Liga Champions, Fabregas melakukan rotasi ketika menghadapi Parma. Namun, perubahan tersebut justru memberikan keyakinan baru bagi pelatih asal Spanyol itu bahwa seluruh pemain Como bisa diandalkan.
Baca Juga
Cristian Chivu Puji Karakter Inter Milan Setelah Comeback Dramatis Lawan Udinese
“Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan beberapa perubahan, dan saya menyukai cara pemain lain yang masuk dari bangku cadangan memberikan kontribusi,” kata Fabregas, dilansir Football Italia.
Menurut Fabregas, kemenangan atas Parma memiliki arti lebih besar daripada sekadar tambahan tiga poin. Dia ingin melihat bagaimana reaksi para pemain setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi di Liga Champions.
“Ini adalah respons penting bagi tim karena berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa mereka. Ini adalah kemenangan penting bagi saya sebagai pelatih karena saya mulai menyadari akan menjadi seperti apa tim yang sedang kami bangun,” ujar Fabregas.
Como memang tengah memasuki fase baru setelah mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi Eropa. Mereka juga terus beradaptasi dengan banyak pemain baru yang masuk ke dalam skuad.
Fabregas mengakui perubahan tersebut membuat Como menghadapi dinamika berbeda dibandingkan musim sebelumnya. Dia juga menyadari bahwa dominasi permainan tidak selalu menjamin pertandingan berjalan mudah.
“Ada begitu banyak dinamika baru yang harus kami hadapi musim ini. Ketika anda melepaskan 31 tembakan ke gawang dan hanya mencetak satu gol, anda tahu lawan akan melakukan perubahan untuk memperkuat pertahanan. Kondisinya juga membuat anda berisiko kebobolan, dan itulah yang akhirnya terjadi,” tutur Fabregas.
“Dalam sepak bola modern, sangat penting memiliki pemain bertahan yang mampu mencetak gol. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari pemain bertahan dan situasi bola mati. Jika kami bisa menambahkan kemampuan itu ke dalam permainan kami, maka itu menjadi sebuah keuntungan,” lanjut Fabregas.
Kemenangan atas Parma juga membuat Fabregas melakukan selebrasi penuh emosi. Dia mengakui kegembiraan tersebut bukan semata-mata karena hasil pertandingan, melainkan karena ingin melihat respons mental para pemain setelah tampil di Liga Champions.
“Selebrasi saya menunjukkan betapa pentingnya pertandingan ini. Bagi saya, penting untuk melihat apa yang terjadi dalam pikiran para pemain setelah pertandingan Liga Champions,” pungkas Fabregas.
Baca Juga
Dominic Calvert-Lewin Gacor, Peluang Kembali ke Timnas Inggris Terbuka
