Inter Milan Sebut Tak Mudah Raih Kemenangan di Kandang Cagliari
Poin Penting
|
CAGLIARI, investortrust.id – Pelatih Cristian Chivu mengakui Inter Milan nyaris kehilangan kemenangan saat menghadapi Cagliari pada pekan kedua Serie A 2026/2027. I Nerazzurri terlalu banyak membuang peluang sehingga Cagliari tetap memiliki kesempatan menyamakan kedudukan hingga menit-menit akhir.
Inter akhirnya menang 1-0 berkat gol Hakan Calhanoglu di Unipol Domus Stadium, Senin (31/8/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat I Nerazzurri mengoleksi enam poin dari dua pertandingan sekaligus mempertahankan start sempurna di Serie A.
Calhanoglu kembali menjadi penentu kemenangan Inter Milan melalui tembakan dari luar kotak penalti. Setelah mencetak gol dengan cara serupa ketika Inter mengalahkan Monza 4-1 pada pekan pertama, gelandang asal Turkiye itu kembali menunjukkan kualitasnya saat menghadapi Cagliari.
Baca Juga
Ollie Watkins Tinggalkan Aston Villa, Gabung Al-Hilal Rp1,23 Triliun
Namun, keunggulan tipis membuat Inter harus bekerja keras hingga pertandingan berakhir. Pasalnya, tim asuhan Chivu memiliki banyak peluang untuk memperbesar skor, tetapi tidak mampu mengonversinya menjadi gol.
“Ini adalah pertandingan klasik ketika Anda tidak segera menghabisinya, Anda bisa mendapat masalah. Kami sedikit kacau dan permainan menjadi lebih terbuka pada babak kedua. Kami panik karena ulah kami sendiri. Kami menciptakan banyak peluang, jadi kalau ada penyesalan, itu karena kami tidak mampu mengonversi lebih banyak dari sekian banyak peluang yang kami miliki,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Mungkin tidak ideal harus menderita seperti ini pada akhir pertandingan. Namun, melihat kondisi kebugaran kami dan para pemain yang baru kembali dari Piala Dunia, kami meninggalkan Sardinia dengan tiga poin serta tambahan menit bermain bagi para pemain, tambah Chivu.
“Marcus Thuram juga bermain selama 30 menit, Jones menjalani penampilan pertamanya, sementara Stones mendapatkan tambahan menit bermain. Satu-satunya cara untuk meningkatkan kondisi kebugaran mereka adalah dengan membuat mereka bermain sepak bola. Jadi, prosesnya membutuhkan waktu, tetapi kami senang dengan hasil ini,” beber Chivu.
Chivu melakukan tiga perubahan dalam starting line-up dibandingkan saat mengalahkan Monza. Benjamin Pavard, Luis Henrique, dan Petar Sucic tampil sejak awal, sedangkan Curtis Jones masuk dari bangku cadangan untuk menjalani debutnya.
Pelatih asal Rumania itu juga harus melakukan perubahan taktik ketika Cagliari meningkatkan tekanan pada babak kedua. “Saya sebenarnya lebih memilih mengontrol pertandingan dengan lebih baik pada fase akhir seperti yang kami lakukan pada babak pertama dan sebagian babak kedua. Namun, ketika terjadi ketegangan dan kebingungan, pelatih harus melakukan penyesuaian,” ungkap Chivu.
“Juventus dan Roma kalah di sini musim lalu, jadi Cagliari memang sulit dihadapi semua tim. Kami juga tidak bisa mengatakan pertandingan ini berjalan mudah bagi kami,” pungkas Chivu.
Baca Juga
Bruno Fernandes Menggila, Jadi Motor Manchester United Hancurkan Ipswich Town
