Ollie Watkins Tinggalkan Aston Villa, Gabung Al-Hilal Rp1,23 Triliun
Poin Penting
|
BIRMINGHAM, investortrust.id – Ollie Watkins resmi mengakhiri perjalanan enam tahunnya bersama Aston Villa dan melanjutkan karier di Arab Saudi setelah bergabung dengan Al-Hilal. Penyerang berusia 30 tahun itu pindah dengan nilai transfer £51 juta (Rp1,23 triliun) dan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Kepindahan tersebut sekaligus menutup salah satu periode paling penting dalam karier Watkins. Selama membela Villa, dia berkembang menjadi pencetak gol terbanyak klub sepanjang sejarah Liga Premier dengan 91 gol. Watkins juga mencatatkan 108 gol di seluruh kompetisi sejak didatangkan dari Brentford pada 2020.
Watkins mengakui kepergiannya tidak berakhir seperti yang pernah dia bayangkan. Dalam pesan perpisahan yang disampaikan melalui media sosial, dia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Aston Villa dan para pendukungnya.
Baca Juga
Bruno Fernandes Menggila, Jadi Motor Manchester United Hancurkan Ipswich Town
“Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak pernah bermaksud, bahkan tidak pernah membayangkan, masa saya di Aston Villa akan berakhir seperti ini. Meski begitu, saya akan selalu berterima kasih atas enam tahun terakhir. Bukan hanya karena periode ini membentuk saya sebagai pemain, tetapi juga sebagai pribadi,” tulis Watkins di media sosial.
Watkins bergabung dengan Villa pada 2020 setelah tampil produktif bersama Brentford. Sejak saat itu, dia menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini depan sekaligus bagian penting dari kebangkitan Villa di bawah arahan Unai Emery.
Bersama Emery, Villa berkembang menjadi pesaing reguler enam besar Liga Premier dan kembali tampil di kompetisi Eropa. Puncaknya terjadi ketika klub berhasil menjuarai Liga Europa, yang menjadi trofi Eropa pertama Villa dalam 44 tahun.
Watkins juga mengenang sejumlah momen penting selama berada di Villa Park, termasuk ketika mencetak gol dalam kemenangan 7-2 atas Liverpool pada awal kariernya bersama klub.
“Mulai dari gol-gol pertama saya dalam kemenangan 7-2 atas Liverpool, membawa klub kembali ke kompetisi Eropa, malam-malam Liga Champions di Villa Park hingga malam yang tidak terlupakan di Istanbul dan menjadi pencetak gol terbanyak Aston Villa di Liga Premier. Itu adalah pencapaian yang tidak pernah saya bayangkan bisa terwujud ketika saya menandatangani kontrak dengan klub,” ungkap Watkins.
Kepergian Watkins juga menjadi momen emosional bagi Emery. Pelatih asal Spanyol itu bahkan mengaku menitikkan air mata saat harus melepas penyerang andalannya.
Emery menyebut Watkins sebagai pemain “fantastis” dan mengakui perpisahan tersebut tidak mudah. Watkins sendiri tidak hanya meninggalkan catatan statistik, tetapi juga kenangan personal yang sangat kuat di Birmingham.
“Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang telah berkontribusi dalam perjalanan saya di sini, Dean Smith, Steven Gerrard, dan terutama Unai Emery karena selalu percaya kepada saya,” beber Watkins.
“Dua anak saya lahir di sini. Melihat mereka berjalan ke lapangan dan menyaksikan kalian, para suporter, menyanyikan nama saya di depan mereka dan keluarga saya adalah sesuatu yang akan selalu saya kenang selamanya Birmingham akan selalu menjadi rumah, begitu juga Villa,” tutup Watkins.
Baca Juga
Como Lawan Barcelona di Liga Champions, Cesc Fabregas Bakal Jalani Reuni Emosional
