Grohe Bidik Tren 'Wellness' untuk Perkuat Pasar Kamar Mandi Premium
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Definisi kemewahan dalam hunian terus bergeser seiring perubahan gaya hidup masyarakat urban. Jika sebelumnya kemewahan identik dengan luas bangunan atau kepemilikan aset, kini semakin banyak konsumen yang menempatkan kenyamanan dan kualitas hidup sebagai prioritas utama.
Pergeseran tersebut mendorong kamar mandi (bathroom) berevolusi dari ruang fungsional menjadi ruang personal yang mendukung kesehatan fisik dan mental. Dalam beberapa tahun terakhir, kamar mandi telah bertransformasi menjadi ruang privat untuk memulai sekaligus mengakhiri hari.
Baca Juga
Vitalentra Group International Hadirkan Solusi Wellness Alami untuk Masyarakat
Perubahan tersebut juga tercermin dalam berbagai riset industri. Laporan 2026 Bath Trends dari National Kitchen & Bath Association (NKBA) menunjukkan 77% profesional industri, mulai arsitek, desainer interior, pengembang hingga produsen, menilai desain kamar mandi kini semakin berfokus pada integrasi wellness, teknologi, dan keberlanjutan.
Temuan serupa disampaikan dalam Grohe 2026 Bathroom Trends Report yang menyebut kamar mandi sebagai the emotional center of the home, yaitu ruang privat yang membantu seseorang mempersiapkan diri menghadapi hari sekaligus memulihkan energi setelah beraktivitas. Riset pasar Grohe juga menunjukkan rata-rata konsumen hanya memiliki waktu sekitar 5 menit untuk setiap aktivitas mandi. Durasi yang singkat justru membuat kualitas pengalaman menjadi semakin penting.
Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia, perusahaan yang memasarkan produk premium kamar mandi merek Grohe, Arfindi Batubara mengatakan perubahan terbesar saat ini bukan hanya terletak pada perkembangan teknologi, tetapi juga pada cara konsumen memaknai pengalaman mandi.
"Kami melihat konsumen saat ini tidak lagi membeli produk semata karena fungsi. Mereka mencari pengalaman yang mampu memberikan dampak positif bagi kualitas hidup mereka. Kemewahan modern bukan lagi tentang seberapa besar rumah yang dimiliki, tetapi bagaimana setiap ruang di dalam rumah mampu memberikan rasa nyaman yang bertahan bahkan setelah aktivitas tersebut selesai," ujar Arfindi dikutip Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, kamar mandi menjadi salah satu ruang yang mengalami transformasi paling cepat karena berada pada pertemuan antara teknologi, desain, kesehatan, dan pengalaman emosional. "Pengalaman mandi yang baik seharusnya tidak berhenti ketika shower dimatikan. Sensasi segar, dan rileks seharusnya tetap menemani seseorang saat mereka kembali menjalani aktivitas," kata Arfindi Batubara.
Teknologi yang lebih personal
Menjawab perubahan perilaku konsumen tersebut, Grohe menghadirkan konsep "Showers That Stay With You" sebagai interpretasi atas meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pengalaman wellness dalam kehidupan sehari-hari. Konsep tersebut diwujudkan melalui berbagai solusi shower yang dipadukan dengan teknologi Grohe Aqua Intelligence, memadukan aspek teknis dan sensorik melalui rekayasa presisi khas Jerman dengan pendekatan berpusat pada kebutuhan pengguna.
Pendekatan tersebut sejalan dengan hasil riset Global Wellness Institute (GWI) yang menunjukkan inovasi menjadi pertimbangan utama 69% konsumen dalam merancang kamar mandi impian. Selain itu, sebanyak 61% responden mengutamakan aspek wellness, sementara 60% mempertimbangkan keandalan merek sebelum memutuskan membeli produk.
Baca Juga
Nilai pasar Capai US$ 56,4 Miliar, Kemenpar dan Kemenkes Perkuat 'Wellness Tourism' Domestik
Arfindi mengatakan berbagai inovasi tersebut bukan sekadar menambah fitur, tetapi dirancang untuk menghilangkan gangguan selama mandi sehingga pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih menyenangkan.
"Grohe memadukan inovasi, estetika, dan pengalaman penggunaan yang seamless untuk menghilangkan distraksi, karena ketika pengalaman kenyamanan mandi presisi, efek relaksasi otomatis akan lebih melekat sepanjang hari," ujarnya.
Hingga saat ini, produk Grohe telah tersedia melalui lebih dari 40 showroom dan jaringan mitra distribusi di berbagai kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Cirebon, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, dan Medan.

