Dikalahkan VAR, Kroasia Kecewa Kualitas Wasit Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
TORONTO, investortrust.id – Perjalanan Luka Modric di Piala Dunia resmi berakhir dengan cara yang menyakitkan. Kroasia tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Portugal di BMO Field, Toronto, Jumat (4/7/2026) pagi WIB, dalam laga yang diwarnai keputusan kontroversial VAR pada menit-menit akhir.
Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar berkat gol penalti Cristiano Ronaldo dan sundulan Goncalo Ramos. Ramos mencetak gol kemenangan beberapa saat setelah Ronaldo ditarik keluar, memanfaatkan umpan silang Rafael Leao untuk membungkam perlawanan Kroasia.
Namun, drama belum berakhir. Pada detik-detik terakhir pertandingan, Kroasia sempat mengira berhasil memaksakan skor menjadi 2-2 melalui Mario Pasalic. Sayang, setelah peninjauan VAR, wasit menganulir gol tersebut karena Pasalic dinilai berada dalam posisi off-side.
Baca Juga
Lamine Yamal Ancam Lawan Lawan Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Keputusan itu memicu kemarahan para pendukung Kroasia yang memenuhi stadion. Botol-botol dilempar ke lapangan sebagai bentuk protes atas keputusan wasit yang dinilai tidak benar.
FIFA kemudian menjelaskan bahwa teknologi sensor pada bola mendeteksi adanya sentuhan sangat tipis dari Igor Matanovic sebelum bola mengarah kepada Pasalic. Sentuhan tersebut membuat situasi berubah sehingga Pasalic dinyatakan berada dalam posisi off-side.
Gelandang Kroasia Petar Sucic mengaku kesulitan memahami keputusan tersebut. Menurutnya, penjelasan wasit belum cukup menjawab keraguan para pemain.
"Wasit mengatakan dia tidak melihat pemain kami menyentuh bola. Dia bilang ada sensor di dalam bola dan itulah dasar keputusannya. Tapi saya benar-benar tidak mengerti. Sulit menjelaskannya dan kami berharap ada penjelasan yang lebih rinci, karena dari yang saya lihat Matanovic tidak menyentuh bola," ujar Sucic.
Sucic tetap meyakini gol tersebut seharusnya sah. "Bagi saya itu gol yang sah. Mungkin kami harus melihat tayangannya lagi beberapa kali. Saya tidak tahu. Hari ini keberuntungan memang berpihak kepada mereka," katanya.
Gol Pasalic menjadi gol ke-10 di Piala Dunia 2026 yang dianulir VAR. Itu menambah panjang daftar keputusan teknologi yang memicu perdebatan sepanjang turnamen.
Pelatih Kroasia Zlatko Dalic juga mengkritik kepemimpinan wasit, meski enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama kekalahan timnya. "Saya tidak ingin terlalu banyak mengomentarinya, tetapi kepemimpinan wasit jelas sangat buruk. Tidak ada satu pun keputusan yang menguntungkan kami. Tidak ada pelanggaran ataupun keputusan yang berpihak kepada kami. Namun, itu bukan alasan kami kalah. Kepemimpinan wasit memang buruk," katanya.
Meski kecewa dengan sejumlah keputusan di lapangan, Dalic menerima hasil akhir dengan lapang dada. "Kroasia kalah. Jadi, saya sebenarnya tidak punya hak untuk terus mengeluh," tutup nakhoda yang sempat membawa Kroasia menjadi runner-up Piala Dunia 2018.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: CR7 Dedikasikan Kemenangan untuk Diogo Jota
