Lamine Yamal Ancam Lawan Lawan Spanyol di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Poin Penting
|
INGLEWOOD, investortrust.id – Lamine Yamal mengirim sinyal bahaya kepada para pesaing Spanyol setelah La Furia Roja menyingkirkan Austria 3-0 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di SoFi Stadium, Inglewood, Jumat (4/7/2026) dini hari WIB. Di babak 16 besar, Spanyol akan menjalani Derby Iberia kontra Portugal.
Setelah sempat menuai kritik pada fase grup, termasuk hasil imbang mengejutkan melawan Cape Verde, Spanyol mulai stabil. Juara Piala Eropa terkini itu kini mulai menunjukkan performa yang membuat mereka kembali pantas disebut sebagai kandidat kuat juara dunia.
Lamine Yamal menegaskan fase gugur merupakan titik awal sesungguhnya dalam perburuan trofi Piala Dunia. Menurut bintang muda Barcelona itu, setiap pertandingan kini bernilai hidup atau mati sehingga tidak ada ruang sedikit pun untuk melakukan kesalahan.
Baca Juga
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: CR7 Dedikasikan Kemenangan untuk Diogo Jota
"Piala Dunia dimulai sekarang. Jika kalah, kami langsung pulang. Dan, kami tidak menginginkan itu. Tidak satu pun dari kami menginginkan hal tersebut," ujar Lamine Yamal, dilansir ESPN.
Pemain berusia 18 tahun itu tampil selama 85 menit kontra Austria. Itu penampilan terlamanya di Piala Dunia 2026 setelah pulih sepenuhnya dari cedera. Lamine Yamal mengaku kini sudah berada dalam kondisi terbaik dan siap dimainkan kapan pun oleh pelatih Luis de la Fuente.
"Saya baik-baik saja. Sekarang saya sudah 100 persen. Saya siap bermain sebanyak apa pun yang diinginkan pelatih. Saya hanya perlu terus beristirahat dan menjaga kondisi, tetapi saya benar-benar sudah 100 persen," kata Lamine Yamal.
Penampilan Lamine Yamal sejauh ini memang sangat menonjol. Dia melepaskan enam tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang, menciptakan dua peluang emas, serta lima kali merebut kembali penguasaan bola. Performa itu menjadi salah satu faktor utama di balik dominasi Spanyol atas Austria.
"Kami semua ingin lolos ke Dallas untuk memainkan babak 16 besar. Perlahan saya merasa kembali menjadi diri sendiri, bisa melakukan pergerakan dan dribel seperti biasanya. Saya sangat bahagia," tutup Lamine Yamal.
Baca Juga
Swiss Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Tunggu Kolombia vs Ghana
