Skandal Mata-Mata, Southampton Dihukum Gagal Promosi ke Liga Premier
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id – Southampton terkena hukuman berat dari English Football League (EFL) setelah terbukti melakukan pelanggaran serius mematai-matai latihan lawan. Akibatnya, The Saints resmi dicoret dari final play-off Championship dan terancam gagal kembali ke Liga Premier musim depan.
Southampton sebenarnya tampil cukup kompetitif musim ini setelah turun dari Liga Premier. Para penghuni St Mary’s Stadium itu menutup musim reguler di posisi keempat dan sempat menjadi favorit untuk kembali promosi.
Namun, skandal mata-mata membuat seluruh perjuangan mereka terancam sia-sia. Southampton masih memiliki kesempatan mengajukan banding sebelum keputusan final diberlakukan penuh.
Baca Juga
Tottenham di Ujung Tanduk, Laga Lawan Everton Jadi Penentuan
Hukuman tersebut diumumkan EFL setelah investigasi menemukan adanya aktivitas perekaman latihan lawan tanpa izin dalam beberapa pertandingan penting musim ini. Southampton disebut melakukan pengintaian terhadap Oxford United, Ipswich Town, dan Middlesbrough.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/EFL_Comms/status/2056793255963218358?ref_src=twsrc%5Etfw
Kasus yang paling menjadi sorotan terjadi menjelang semifinal play-off melawan Middlesbrough. Southampton sebelumnya memastikan tiket final seusai menang agregat 1-0 melalui babak tambahan waktu. Tapi, kemenangan itu kini dibayangi kontroversi setelah Middlesbrough melaporkan dugaan pelanggaran kepada EFL.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/DeadlineDayLive/status/2056796744986329449?ref_src=twsrc%5Etfw
Regulasi kompetisi melarang klub mengamati atau merekam sesi latihan lawan dalam kurun 72 jam sebelum pertandingan. Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, EFL menyatakan Southampton bersalah dan langsung menjatuhkan sanksi tegas.
Posisi Southampton di final play-off kini digantikan Middlesbrough yang akan menghadapi Hull City dalam perebutan tiket promosi ke Liga Premier pada Sabtu (23/5/2026). Southampton juga mendapat hukuman tambahan berupa pengurangan empat poin di Championship musim depan.
Baca Juga

