Bagikan

Liburan Saat Cedera dan Jelang El Clasico, Kylian Mbappe Dikecam Fans Real Madrid

Poin Penting

Kylian Mbappe menuai kritik dari fans Real Madrid setelah memilih berlibur ke Sardinia saat masih menjalani pemulihan cedera hamstring jelang El Clasico.
Kontroversi semakin membesar setelah foto Mbappe di kapal pesiar viral di media sosial dan memunculkan petisi “Mbappe Out”.
Meski mendapat kecaman, Real Madrid menegaskan Mbappe tidak melanggar aturan klub karena perjalanan tersebut dilakukan saat masa libur dan telah mendapat izin resmi.

MADRID, investortrust.id – Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan di Real Madrid. Bukan karena gol atau performanya di lapangan, melainkan keputusan berlibur ke Sardinia saat masih menjalani pemulihan cedera hamstring jelang laga krusial El Clasico melawan Barcelona.

Penyerang Prancis itu mengalami cedera hamstring pada akhir April ketika Real Madrid menghadapi Real Betis. Cedera tersebut membuat Mbappe diragukan tampil saat Los Blancos bertandang ke markas Barcelona di Spotify Camp Nou, akhir pekan nanti.

Namun, perhatian publik justru lebih banyak tertuju pada aktivitas Mbappe di luar lapangan. Saat mendapat waktu istirahat dari klub, Mbappe memilih terbang ke Sardinia untuk menjalani masa pemulihan. Perjalanan itu memang telah mendapat izin resmi dari Real Madrid. Tapi, kemunculan foto Mbappe sedang berada di atas kapal pesiar memicu kemarahan sebagian suporter.

Baca Juga

Rumor Transfer, Alisson Becker Tinggalkan Liverpool Gabung Juventus?

Foto-foto tersebut beredar di media sosial bertepatan dengan pertandingan Real Madrid melawan Espanyol. Banyak fans menilai momen liburan itu tidak tepat karena tim sedang berada dalam tekanan besar di akhir musim.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mencoba meredam kontroversi yang berkembang. Dia menegaskan Mbappe tidak melanggar aturan klub. "Dalam waktu luangnya, Mbappe bisa melakukan apa pun yang dia inginkan, sama seperti pemain lainnya," katanya dikutip BBC Sport.

Namun, reaksi keras dari pendukung Real Madrid terus meluas. Sebuah petisi online bertajuk “Mbappe Out” bahkan viral di media sosial. Petisi tersebut mengajak fans mendesak perubahan terkait masa depan Mbappe di Santiago Bernabeu.

Target awal petisi itu hanya 200 ribu tanda tangan. Tapi, dalam waktu kurang dari 24 jam, jumlah dukungan diklaim telah menembus lebih dari 12 juta tanda tangan. Belum diketahui berapa banyak penandatangan yang benar-benar merupakan suporter Real Madrid.

Tekanan terhadap pemain berusia 27 tahun itu semakin besar karena Real Madrid terancam mengakhiri musim tanpa trofi. Los Blancos tertinggal 11 poin dari Barcelona di klasemen La Liga dan sudah tersingkir di perempat final Liga Champions.

Selain mempertanyakan komitmennya, sejumlah laporan juga menyebut mulai muncul ketegangan di ruang ganti Real Madrid. Situasi tersebut membuat masa depan Mbappe kembali menjadi bahan perdebatan. "Kritik tersebut tidak mencerminkan realitas komitmen dan kerja keras harian Kylian untuk tim," bunyi pernyataan perwakilan Mbappe.

Baca Juga

Tatap El Clasico, Barcelona Tak Mau Hanya Hasil Imbang

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024