Keputusan Wasit dan VAR Laga Arsenal Tuai Kontroversi, Mikel Arteta Bilang Begini
Poin Penting
|
MADRID, investortrust.id – Hasil imbang 1-1 antara Arsenal dan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Liga Champions di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, menyisakan kontroversi besar, terutama terkait keputusan wasit yang membatalkan penalti kedua untuk tim tamu.
Pertandingan di kandang Los Colchoneros berjalan dalam tensi tinggi sejak awal. Arsenal sempat berada di atas angin setelah Viktor Gyokeres membawa timnya unggul melalui eksekusi penalti.
Namun, tuan rumah merespons di babak kedua lewat Julian Alvarez yang juga mencetak gol dari titik putih, membuat skor kembali seimbang. Selanjutnya, pertandingan semakin ketat dengan peluang yang didapat kedua kubu.
Baca Juga
Atletico Madrid vs Arsenal Imbang, Penentuan Final Liga Champions di Emirates Stadium
Drama memuncak pada menit ke-78 ketika Arsenal kembali mendapat peluang emas dari penalti setelah Eberechi Eze dijatuhkan David Hancko di area terlarang. Wasit sempat menunjuk titik putih, sebelum akhirnya meninjau ulang kejadian tersebut melalui VAR. Setelah melihat tayangan ulang, keputusan pun berubah, penalti dibatalkan.
Keputusan itu langsung memicu reaksi keras Mikel Arteta. Pelatih asal Spanyol tersebut menilai pembatalan penalti tidak masuk akal dan berdampak besar terhadap jalannya pertandingan. "Setelah berbicara dengan para pemain dan memahami insiden penalti untuk gol kedua yang dibatalkan. Itu melanggar aturan dan saya tidak mengerti," kata Arteta, dilansir TNT Sports.
"Saya sangat kecewa. Ada kontak yang jelas; dia membuat keputusan dan Anda tidak bisa membatalkannya setelah menontonnya 13 kali. Saya tidak tahu (apakah wasit dipengaruhi). Itu pertanyaan untuknya. Itu keputusan yang salah dan mengubah jalannya pertandingan," beber Arteta.
Meski gagal meraih kemenangan di kandang lawan, hasil imbang ini tetap menjaga peluang Arsenal untuk melangkah ke final. Penentuan akan terjadi pada leg kedua di Emirates Stadium. The Gunners memiliki keuntungan bermain di depan pendukung sendiri.
“Kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan. Sesuai rencana permainan, kami ingin memenangkannya, tetapi setidaknya ini ada di tangan kami, di depan para pendukung kami, untuk berada di final. Dan dalam waktu seminggu, kami akan memiliki kesempatan untuk melakukannya,” tutup Arteta.
Baca Juga
Kabar Baik! FIFA Gelontorkan Rp14,1 Triliun untuk 48 Peserta Piala Dunia 2026

