Arsenal Dikalahkan Manchester City, Mikel Arteta Minta Pemain Tak Menyerah
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Nakhoda Arsenal Mikel Arteta meminta skuad tidak menyerah setelah mengakui keunggulan Manchester City 1-2 dalam laga Liga Premier di Etihad Stadium, Minggu (20/4/2026) malam.
Hasil tersebut membuat jarak kedua tim kini hanya terpaut tiga poin, dengan Manchester City yang berada di posisi kedua terus menekan Arsenal di puncak klasemen. The Citizens juga memiliki jumlah satu pertandingan lebih sedikit dari The Gunners.
Seusai laga, Mikel Arteta mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir, meski menilai timnya sudah tampil sesuai rencana. “Kami sangat kecewa dengan hasil ini. Kami datang ke sini untuk menang, dan itu sudah menjadi pesan sejak tiga hari sebelumnya. Kami mempersiapkan diri untuk memainkan laga di area yang kami yakini bisa dimenangkan, dan kami melakukannya,” ujar Arteta, di situs resmi The Gunners.
Baca Juga
Manchester City Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola Puji Bernardo Silva dan Erling Haaland
Arsenal bahkan sempat tertinggal lebih dulu, namun tetap mampu bangkit dan memberikan perlawanan. Tapi, Arteta menilai perbedaan utama terjadi di dua kotak penalti. “Realitanya, perbedaan hari ini ada di dua kotak penalti, dan itu yang menentukan hasil pertandingan,” jelas Arteta.
Meski kalah, Arteta tetap optimistis peluang Arsenal untuk meraih gelar juara masih terbuka. Dengan lima laga tersisa, ia menegaskan bahwa segalanya masih mungkin terjadi. “Saya percaya sejak sebelumnya, dan saya melihatnya setiap hari. Sekarang para pemain juga semakin yakin. Ini seperti liga baru. Kami masih unggul tiga poin dan masih ada lima pertandingan. Semuanya masih bisa terjadi,” katanya.
Arteta menambahkan, persaingan musim ini jauh lebih ketat dibandingkan musim-musim sebelumnya, di mana raihan poin biasanya sudah lebih tinggi pada tahap ini. “Untuk memenangkan satu pertandingan saja di liga ini sangat sulit. Jadwal yang tersisa juga berat untuk kedua tim. Kami akan fokus laga demi laga, belajar dari hari ini, dan berusaha lebih baik,” lanjutnya.
Terkait lini serang, Arteta menilai timnya sebenarnya tidak kekurangan peluang, namun kurang beruntung dalam penyelesaian akhir. “Kami bahkan mengenai tiang. Dari tayangan ulang, sulit dipercaya bola tidak masuk. Ada faktor keberuntungan, timing, dan eksekusi. Banyak hal yang harus berpihak pada Anda, dan hari ini itu tidak terjadi,” ungkapnya.
Arteta menekankan bahwa pertandingan-pertandingan besar kerap ditentukan oleh momen-momen kecil. “Menang atau tidak sering ditentukan oleh momen seperti itu. Anda membutuhkan momen individu tertentu untuk mencapai target,” tambahnya.
Meski hasil tidak sesuai harapan, Arteta tetap melihat respons positif dari para pemain di ruang ganti. Kekecewaan memang terasa, namun semangat untuk bangkit masih tinggi.
“Mereka sangat kecewa, tapi mereka juga mengatakan bahwa kami kehilangan satu peluang hari ini, namun masih ada peluang besar di lima pertandingan berikutnya. Jadi kami akan terus berjuang,” kata Arteta.
Arteta menegaskan, timnya tidak membutuhkan motivasi tambahan untuk bangkit, mengingat posisi mereka saat ini masih sangat kompetitif, termasuk di kompetisi Eropa. “Jika saya harus memotivasi pemain dalam situasi seperti ini, mungkin saya lebih baik di rumah saja. Kami masih dalam perburuan gelar dengan lima laga tersisa dan juga di semifinal Liga Champions. Jadi kami akan terus melangkah,” pungkasnya.
Baca Juga
Gagal di Piala AFF U-17 2026, Timnas U-17 Indonesia Kini Fokus ke Piala Asia U-17 2026

