Lisandro Martinez Dikartu Merah Lawan Leeds United, Michael Carrick Protes
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Pelatih Manchester United Michael Carrick mempertanyakan kartu merah Lisandro Martinez saat timnya kalah 1-2 dari Leeds United di Old Trafford, Selasa (14/4/2026) dini hari WIB.
Insiden terjadi ketika Manchester United sudah tertinggal dua gol dari Noah Okafor di babak pertama. Dalam sebuah kejadian tanpa bola, Martinez terlihat menarik rambut striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin, setelah sebelumnya dia terkena kontak di wajah.
Wasit Paul Tierney awalnya tidak langsung mengeluarkan kartu merah. Tapi, setelah mendapat rekomendasi dari VAR dan meninjau ulang melalui monitor di pinggir lapangan, dia memutuskan mengusir Martinez dari pertandingan.
Baca Juga
Jumpa Malaysia, Timnas U-17 Indonesia Diminta Respek dan Fokus
“Setelah peninjauan, pemain Manchester United nomor 6 dinyatakan bersalah karena menarik rambut, tindakan kekerasan. Keputusan akhir adalah kartu merah,” ujar Tierney kepada penonton di stadion saat tinjauan VAR.
🐦 Social Media Post
Pusat pertandingan Premier League juga mengonfirmasi keputusan tersebut melalui media sosial, dengan menyebut kartu merah diberikan usai tinjauan VAR karena pelanggaran berupa tindakan kekerasan.
Akibat kartu merah ini, Martinez terancam hukuman larangan bermain selama tiga pertandingan. Meski demikian, Carrick membuka peluang bagi klub untuk mengajukan banding.
Atas Keputusan itu, Michael Carrick tidak bisa menyembunyikan kemarahannya terhadap wasit. “Keputusan itu salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat. Dia (Calvert-Lewin) bisa mengayunkan tangan ke wajah Licha (Martinez), tapi justru Licha yang diusir. Mengejutkan,” kata Carrick, dilansir BBC Sport.
🐦 Social Media Post
URL: https://twitter.com/VidioSports/status/2043788349769691540?ref_src=twsrc%5Etfw
Carrick juga mempertanyakan dasar keputusan tersebut. “Saya bahkan tidak tahu itu terlihat seperti apa. Itu bukan tarikan, bukan juga gerakan agresif. Dia hanya menyentuh, tapi langsung dikartu merahm,” ujarnya.
Carrick semakin kecewa karena keputusan awal diubah setelah tinjauan VAR. “Lebih parah lagi, dia diminta melihat ulang untuk membalikkan keputusan, seolah itu kesalahan yang jelas. Padahal situasinya hanya perebutan posisi dan pemain dalam kondisi tidak seimbang,” katanya.
Menurutnya, keputusan tersebut bisa menjadi preseden buruk bagi arah permainan sepak bola ke depan. “Kita harus berhati-hati dengan arah permainan ini. Itu keputusan yang sangat buruk, benar-benar buruk,” tegas Carrick.
Baca Juga
Kontras! April Jadi Bulan Kelabu Arsenal, Tapi Selalu Cerah di Manchester City

