Prabowo Sampaikan Dukacita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian di Lebanon
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Prabowo menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para prajurit serta memberikan penghormatan atas pengabdian dan pengorbanan mereka dalam menjalankan tugas negara.
Dukacita itu disampaikan Prabowo melalui unggahan akun Instagram pribadinya @prabowo, Selasa (31/3/2026).
“Innalillahi waina ilaihi rajiun, turut berdukacita atas gugurnya Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon saat menjalankan misi perdamaian di Timur Tengah,” ujar Prabowo melalui instastory akun instagram @prabowo.
Baca Juga
Diberitakan, dua prajurit TNI yang bertugas di UNIFIL, yakni Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan akibat serangan yang terjadi di Bani Halyyan, Lebanon Selatan, Senin (30/3/2026). Sebelumnya, seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon gugur akibat serangan di markas UNIFIL di Lebanon Selatan, Minggu (29/3/2026).
Prabowo menegaskan pengabdian para prajurit merupakan bentuk dedikasi dan keberanian dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas jasa dan pengorbanan para prajurit yang telah menjalankan tugas mulia demi perdamaian.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menuntut investigasi menyeluruh atas serangan beruntun terhadap penjaga perdamaian di Lebanon. Serangan yang terjadi pada Minggu (29/3/2026) dan Senin (30/3/2026) itu mengakibatkan gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Indonesia meminta penyelidikan dilakukan secara cepat, transparan, dan menyeluruh guna mengungkap fakta serta menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Baca Juga
Indonesia Desak Investigasi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
“Indonesia menyerukan dilakukannya penyelidikan segera, menyeluruh, dan transparan untuk mengungkap fakta, termasuk kronologi kejadian serta pihak yang bertanggung jawab, dan menegaskan bahwa akuntabilitas penuh harus ditegakkan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri melalui akun X @kemlu_RI, dikutip Selasa (31/3/2026).
Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa terulangnya serangan keji terhadap personel Indonesia dalam waktu yang singkat adalah tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima.
Indonesia juga memandang dua insiden ini mencerminkan buruknya situasi keamanan yang terjadi di Lebanon.

