Balas Serangan di Natanz, Rudal Iran Hantam Fasilitas Nuklir Dimona Israel
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Konflik bersenjata antara Iran dan Israel - AS mencapai titik didih baru setelah sebuah rudal Iran dilaporkan menghantam wilayah Dimona, yang terletak di gurun selatan Israel.
Serangan ini mengakibatkan sedikitnya 40 orang mengalami luka-luka dan menyebabkan kerusakan material yang cukup luas pada sebuah bangunan di kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi dari layanan penyelamatan Magen David Adom seperti dikutip Sweden Herald, Sabtu (21/3/2026) tidak ada laporan mengenai korban luka yang berada dalam kondisi kritis atau serius akibat ledakan tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian dunia internasional lantaran Dimona merupakan lokasi fasilitas nuklir besar milik Israel, tempat yang selama ini diyakini oleh banyak pihak sebagai lokasi penyimpanan senjata nuklir negara tersebut.
Meskipun serangan rudal berhasil mengenai struktur bangunan di kota itu, otoritas terkait menyatakan bahwa fasilitas nuklir tersebut tidak mengalami kerusakan sama sekali.
Baca Juga
Di sisi lain, militer Israel kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk memahami penyebab kegagalan sistem pertahanan udara mereka dalam menghentikan serangan roket yang menyasar titik strategis tersebut.
Berdasarkan laporan televisi pemerintah Iran, serangan ke Dimona diluncurkan sesaat setelah Iran mengumumkan bahwa fasilitas nuklir mereka di Natanz telah menjadi target serangan terlebih dahulu.
"Serangan terhadap Dimona adalah respons langsung terhadap serangan di Natanz," demikian bunyi pernyataan media pemerintah Iran.

