Tujuh Roket Hantam Gedung Dekat Kediaman Khamenei dan Istana Kepresidenan Iran
Poin Penting
|
TEHERAN, investortrust.id - Sedikitnya tujuh roket menghantam Teheran di dekat kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan Istana Presiden, menurut laporan kantor berita Fars, Sabtu (28/2/2026).
Sementara itu,mengutip seorang sumber, kantor berita Mehr melaporkan bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian tidak terluka dalam serangan tersebut.
Pada hari yang sama, sejumlah apartemen tempat tinggal warga dilaporkan hancur akibat serangan rudal di beberapa distrik pusat di Teheran, menurut laporan saluran televisi Iran SNN.
Laporan kantor berita Iran, Tasnim menyebutkan, dua ledakan lagi mengguncang ibu kota Iran.
Baca Juga
Serang Iran dengan Dalih Hentikan Nuklir, Trump Ungkap Dendam Kesumat AS pada Iran
Sejumlah ledakan juga terjadi di kota pelabuhan Chabahar, yang terletak di provinsi Sistan dan Baluchestan, Iran bagian Tenggara.
Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi meluncurkan serangan terhadap Iran, dan menetapkan status darurat di seluruh wilayah zionis tersebut, menurut Kementerian Pertahanan Israel.
Iran meluncurkan rudal balistik ke arah wilayah Israel sebagai respons atas operasi militer besar-besaran yang dilakukan AS dan Israel terhadap sejumlah target di Iran. Aksi saling serang ini menandai eskalasi cepat ketegangan di Timur Tengah dan memicu kekhawatiran meluasnya konflik kawasan.
Sejak Sabtu (28/2/2026) dini hari, AS dan Israel memulai operasi militer terhadap target-target yang disebut terkait infrastruktur nuklir dan kemampuan militer Iran. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington telah memulai “aksi militer skala besar”, seraya menegaskan Iran tidak akan pernah diizinkan memiliki senjata nuklir.
Baca Juga
Balas Serangan Besar AS-Israel, Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Israel
Gedung Putih menyatakan fasilitas nuklir dan aset militer strategis Iran menjadi sasaran utama. Trump juga menuduh Teheran berupaya membangun kembali program nuklirnya setelah serangan terhadap fasilitasnya tahun lalu.
Ia memperingatkan bahwa kekuatan rudal dan armada laut Iran akan dilemahkan secara signifikan, serta menyerukan perubahan kekuasaan di Iran setelah operasi berakhir.
Beberapa jam kemudian, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melaporkan terdeteksinya peluncuran rudal balistik dari Iran menuju wilayah Israel. Sistem pertahanan udara langsung disiagakan penuh, termasuk sistem milik AS yang melindungi instalasi AS di Israel dan kawasan sekitarnya.
Iran sebelumnya telah memperingatkan akan memberikan “respons menghancurkan” jika diserang. Rudal yang diluncurkan diyakini termasuk sistem balistik jarak pendek seperti Fateh-110. Namun, skala pasti serangan dan kemungkinan penggunaan rudal jelajah atau drone belum dapat dipastikan.

