Di Forum Davos, Trump Klaim Kanada “Ada Karena AS”
Poin Penting
|
DAVOS, Investortrust.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyindir posisi Kanada dalam hubungan bilateral dengan Amerika Serikat saat berpidato di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, Rabu (21/1/2026) dengan menyatakan bahwa Kanada “hidup karena Amerika Serikat”.
Pernyataan Trump langsung diarahkan kepada Perdana Menteri Kanada Mark Carney sehingga menambah ketegangan diplomatik di tengah isu keamanan kawasan Arktik.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut di hadapan ratusan pemimpin pemerintahan dan pelaku bisnis global, sehari setelah Mark Carney menyampaikan pidatonya sendiri di forum yang sama. Ucapan Trump itu muncul dalam konteks lebih luas, yakni dorongannya agar Amerika Serikat mengakuisisi Greenland, wilayah otonom milik Denmark yang juga merupakan sekutu Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO).
Baca Juga
Trump di Davos: AS Tak Akan Gunakan Kekuatan untuk Ambil Greenland, Dahulukan Negosiasi
“Saya menyaksikan perdana menteri Anda kemarin. Dia tidak begitu berterima kasih, tetapi mereka seharusnya berterima kasih kepada kita. Kanada ada karena Amerika Serikat,” kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pidatonya di Davos.
“Ingat itu, Mark, lain kali kamu membuat pernyataan,” lanjut Trump, menegaskan kritiknya secara langsung kepada Mark Carney.
Pernyataan Trump menarik perhatian karena menyentuh dua isu sensitif sekaligus, yakni relasi Amerika Serikat–Kanada dan masa depan Greenland di kawasan Arktik.
Dorongan Akuisisi Greenland
Komentar Trump mengenai Kanada tidak terlepas dari upayanya yang berulang untuk mendorong Amerika Serikat mengakuisisi Greenland. Wilayah tersebut merupakan bagian dari Kerajaan Denmark dan memiliki posisi strategis di Arktik, kawasan yang kian diperebutkan karena nilai geopolitik dan sumber dayanya.
Trump menegaskan bahwa akuisisi Greenland diperlukan demi kepentingan keamanan nasional dan internasional Amerika Serikat. Ia mengaitkan rencana tersebut dengan pembangunan sistem pertahanan berskala besar yang, menurutnya, juga akan memberikan perlindungan tidak langsung bagi Kanada.
“Yang kami inginkan dari Denmark demi keamanan nasional dan internasional, serta untuk menjauhkan musuh potensial kami yang sangat energik dan berbahaya, adalah tanah ini tempat kami akan membangun kubah emas terbesar yang pernah ada,” kata Trump.
Baca Juga
“Kita sedang membangun kubah emas yang, berdasarkan sifatnya, akan melindungi Kanada. Ngomong-ngomong, Kanada mendapat banyak keuntungan cuma-cuma dari kita. Mereka seharusnya juga bersyukur, tetapi mereka tidak,” ujarnya menambahkan.
Pernyataan tersebut memperkuat narasi Trump bahwa Amerika Serikat memikul beban keamanan utama di kawasan Amerika Utara dan Arktik, sementara negara tetangganya, termasuk Kanada, dinilai menikmati manfaat tanpa kontribusi yang sepadan.
Sikap Kanada dan Solidaritas dengan Denmark
Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengambil nada berbeda dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia sehari sebelumnya. Meski tidak menyebut Trump secara langsung, Carney menegaskan sikap Kanada yang mendukung Denmark dan Greenland dalam menentukan masa depan mereka sendiri.
“Kami berdiri teguh bersama Greenland dan Denmark dan sepenuhnya mendukung hak unik mereka untuk menentukan masa depan Greenland,” kata Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam pidatonya di WEF.
Carney juga menekankan penolakan Kanada terhadap tekanan ekonomi yang berkaitan dengan isu tersebut, termasuk wacana tarif yang menyasar Greenland. Menurutnya, pendekatan sepihak justru berpotensi merusak stabilitas kawasan Arktik.
“Kanada sangat menentang tarif atas Greenland dan menyerukan pembicaraan yang terfokus untuk mencapai tujuan bersama kita yaitu keamanan dan kemakmuran di Arktik,” ujar Carney.

