Bursa Eropa di Zona Negatif, tapi Saham Pertahanan Naik Dipicu Sentimen Greenland
Poin Penting
|
LONDON, investortrust.id - Saham Eropa ditutup di wilayah negatif pada Rabu (7/1/2026), seiring meningkatnya kegelisahan pasar regional terkait ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 bergerak sedikit di bawah garis datar saat bel penutupan di London, dengan sektor-sektor dan bursa regional utama bervariasi.
Baca Juga
Bursa Eropa Sentuh Level Tertinggi, Saham InPost Pimpin Kenaikan Stoxx 600
Dikutip dari CNBC, saham-saham pertahanan Eropa menguat, dengan indeks Stoxx Europe Aerospace and Defense naik 3% sepanjang sesi, mencatatkan kenaikan hari keempat berturut-turut.
Perhatian pasar global tertuju pada niat Presiden Trump terkait Greenland, wilayah otonom Denmark, menyusul operasi militer AS yang berujung pada penangkapan dan penahanan pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro.
Presiden dan timnya tengah mempertimbangkan “berbagai opsi” untuk mengakuisisi Greenland — termasuk “memanfaatkan militer AS,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada CNBC pada Selasa.
Trump bersikeras bahwa AS membutuhkan pulau Arktik tersebut demi kepentingan keamanan nasional dan pekan ini menyoroti aktivitas Rusia dan China di kawasan tersebut.
Greenland dan Denmark berulang kali menegaskan bahwa wilayah itu tidak untuk diperjualbelikan, dan para pemimpin Eropa pada Selasa mengeluarkan pernyataan yang menyatakan, “Greenland adalah milik rakyatnya. Hanya Denmark dan Greenland yang berhak memutuskan hal-hal yang menyangkut Denmark dan Greenland.”
Dalam pernyataan terpisah pada Selasa malam, Menteri Pertahanan Denmark sekaligus Wakil Perdana Menteri Troels Lund Poulsen mengatakan Denmark akan mengalokasikan 88 miliar kroner Denmark (US$13,8 miliar) untuk mempersenjatai kembali Greenland, mengingat situasi keamanan serius yang sedang dihadapi.
“Saya berharap Amerika Serikat juga menyadari fakta tersebut dan siap bekerja sama demi kepentingan bersama dalam keamanan Arktik. Karena Denmark ingin tetap menjadi sekutu Amerika Serikat. Namun, hal itu membutuhkan kemauan bersama untuk menunjukkan rasa hormat dan kerja sama,” urainya.
Baca Juga
Serangan AS ke Venezuela Dongkrak Bursa Eropa, Saham Pertahanan Meroket
Perusahaan logistik InPost turun 5,9%. Saham tersebut sebelumnya melonjak 28% pada Selasa setelah perusahaan mengatakan telah menerima proposal indikatif untuk mengakuisisi seluruh sahamnya.
Sebaliknya, Thales melonjak ke puncak indeks Eropa dengan kenaikan 8,3% setelah chip keamanan Samsung, yang didukung oleh sistem operasi aman milik Thales, memenangkan penghargaan “Best Cybersecurity Innovation” pada konferensi teknologi CES 2026.
Thyssenkrupp AG naik 6,8% menyusul laporan bahwa raksasa industri Jerman tersebut tengah mempertimbangkan penjualan bertahap divisi bajanya kepada Jindal Steel dari India.
Di sisi lain, saham Bayer naik 0,8% setelah perusahaan mengumumkan telah menggugat produsen vaksin Covid-19 Pfizer, BioNTech, dan Moderna, dengan tuduhan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan teknologi mRNA miliknya dalam vaksin mereka. Dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan federal Delaware pada Selasa, Bayer menuduh ketiganya melakukan pelanggaran paten.
“Moderna mengetahui adanya litigasi ini dan akan membela diri terhadap klaim tersebut,” kata juru bicara Moderna dalam pernyataan pada Rabu.
Data kilat inflasi zona euro untuk Desember dari Eurostat tercatat sebesar 2% pada Rabu, sejalan dengan target Bank Sentral Eropa dan jajak pendapat ekonom Reuters.

