Pasar Asia-Pasifik dalam Tren Positif, Investor Tunggu Keputusan Suku Bunga China
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik diperkirakan menguat pada perdagangan Senin (22/12/2025). Investor menantikan keputusan suku bunga pinjaman acuan yang akan diumumkan China.
Suku bunga tenor satu tahun memengaruhi sebagian besar pinjaman baru dan pinjaman yang masih berjalan, sementara suku bunga acuan lima tahun berdampak langsung pada kredit pemilikan rumah.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,54% pada perdagangan awal.
Kontrak berjangka indeks Nikkei 225 Jepang mengindikasikan pembukaan yang lebih kuat, dengan kontrak di Chicago berada di level 50.565 dan kontrak di Osaka di 50.330, dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di 49.507,21. Bank of Japan pada Jumat lalu menaikkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 0,75%—level tertinggi dalam tiga dekade.
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.843, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir HSI di 25.690,53.
Pada perdagangan Jumat di Amerika Serikat, saham-saham menguat untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh kenaikan saham Oracle, seiring perdagangan saham kecerdasan buatan (AI) kembali menemukan momentumnya setelah mengalami volatilitas.
Baca Juga
Reli Saham AI Dongkrak Pasar AS, Indeks Utama Wall Street Kompak Menguat
Saham Oracle melonjak 6,6% setelah TikTok menyetujui penjualan operasi AS-nya kepada sebuah perusahaan patungan baru yang melibatkan raksasa perangkat lunak tersebut dan investor ekuitas swasta Silver Lake.
Indeks Nasdaq Composite naik 1,31% dan ditutup di level 23.307,62. Indeks S&P 500 bertambah 0,88% dan berakhir di 6.834,50. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 183,04 poin atau 0,38% dan ditutup di 48.134,89.

