Pasar Asia-Pasifik Mayoritas Menguat Ikuti Kebangkitan Wall Street
Poin Penting
• Rebound saham teknologi di Wall Street dan reli kripto mendorong penguatan mayoritas indeks Asia-Pasifik.
• Bitcoin melesat lebih dari 7% menembus US$90.000, memperbaiki pelemahan tajam sehari sebelumnya.
• Data PDB Korea Selatan direvisi naik menjadi 1,8% yoy, sementara Australia mencatat pertumbuhan 2,1% tetapi sedikit di bawah ekspektasi.
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bergerak lebih tinggi pada Rabu (3/12/2025) setelah Wall Street mencatat pemulihan yang didorong saham teknologi serta reli mata uang kripto. Bitcoin melonjak lebih dari 7% dalam perdagangan malam hingga kembali menembus level US$90.000, terakhir diperdagangkan di US$91.462.
Baca Juga
Wall Street Rebound Didorong Lonjakan Bitcoin dan Reli Saham Teknologi
Dikutip dari CNBC, Nikkei 225 Jepang naik 0,76%, sedangkan Topix terkoreksi 0,31%. Bursa Korea Selatan menguat, dengan Kospi naik 1,06% dan Kosdaq bertambah 0,29%.
Data bank sentral menunjukkan PDB kuartal III Korea Selatan direvisi menjadi tumbuh 1,8% yoy, lebih tinggi dari estimasi awal 1,7%. Presiden Lee Jae Myung juga menyampaikan pidato nasional memperingati satu tahun upaya gagal mantan Presiden Yoon Suk Yeol untuk mendeklarasikan darurat militer.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0.32% meskipun data PDB kuartal III negara tersebut tidak mencapai ekspektasi. Pertumbuhan 2,1% yoy merupakan laju tercepat sejak kuartal III 2023, tetapi masih di bawah proyeksi ekonom sebesar 2,2%.
Di Tiongkok, pasar Hong Kong dibuka turun 0,41%, sedangkan CSI 300 daratan naik 0,22%. Indeks berjangka AS bergerak mendatar pada awal sesi Asia setelah ketiga indeks utama AS menghapus sebagian kerugian pada sesi perdagangan sebelumnya: Dow naik 0,39%, S&P 500 bertambah 0,25%, dan Nasdaq menguat 0,59%.

