Pasar Asia-Pasifik Melemah di Awal Desember, Investor Soroti Data Manufaktur China
Poin Penting
• Pasar Asia-Pasifik dibuka melemah seiring fokus investor pada data PMI manufaktur China untuk November.
• Peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada 10 Desember diperkirakan mencapai 87,4%.
• Indeks utama Jepang, Korea Selatan, dan Australia bergerak di zona merah, sementara Kosdaq menguat.
• Futures Hang Seng mengindikasikan pembukaan lebih tinggi, mengikuti reli berlanjut di Wall Street pada Jumat.
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik mengawali perdagangan Desember dengan mayoritas berada di zona merah pada Senin (1/12/2025). Para pelaku pasar menyoroti data manufaktur dari China serta meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve AS bulan ini.
Baca Juga
Pasar Asia-Pasifik Menguat Ikuti Wall Street, Nikkei 225 Jepang Melonjak Lebih dari 1%
Menurut CME FedWatch Tool, pasar memperkirakan peluang 87,4% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan 10 Desember mendatang.
Investor di Asia menantikan rilis PMI manufaktur China untuk November dari RatingDog, survei swasta yang menilai perusahaan berorientasi ekspor. Indeks ini dirilis setelah data resmi pemerintah pada Minggu menunjukkan aktivitas pabrik China meningkat tipis pada November, namun tetap berada dalam fase kontraksi selama delapan bulan berturut-turut. Aktivitas jasa juga melemah seiring hilangnya dorongan dari musim liburan sebelumnya.
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun 1,3%, sementara Topix terkoreksi 0,72%.
Di Korea Selatan, Kospi melemah 0,66%, namun Kosdaq menguat 1,29%.
Di Australia, indeks ASX/S&P 200 turun 0,23%.
Futures untuk indeks Hang Seng Hong Kong menunjukkan pembukaan lebih tinggi, diperdagangkan di level 26.022, dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.858,89.
Baca Juga
Harapan Pemangkasan Bunga Fed Jadi Katalis Positif, Tiga Indeks Utama Wall Street Kompak Menguat
Futures saham AS bergerak mendatar pada awal sesi Asia setelah pekan lalu ditutup menguat. Pada perdagangan Jumat—sesi pendek pasca libur Thanksgiving—Nasdaq Composite naik 0,65% menjadi 23.365,69, mencatat kenaikan lima hari beruntun. S&P 500 menguat 0,54% dan berakhir di 6.849,09, sementara Dow Jones Industrial Average naik 289,30 poin, atau 0,61%, ke 47.716,42.

