Pasar Asia Menguat meski PMI China Melambat, Kospi Cetak Rekor Baru
Poin Penting
• Kospi Korea Selatan melonjak 2,78% ke rekor tertinggi 4.221,87, mencatat kenaikan harian terbesar sejak Juni.
• Data PMI China turun ke 50,6, di bawah ekspektasi 50,9 dan lebih rendah dari 51,2 pada September.
• Hang Seng Hong Kong naik 0,97% dan CSI 300 China berbalik menguat 0,27% setelah tiga hari penurunan.
• Investor menanti hasil rapat kebijakan moneter Reserve Bank of Australia di tengah inflasi yang masih tinggi.
SEOUL, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik sebagian besar menguat pada Senin (3/11/2025), setelah ketiga indeks utama AS di Wall Street mencatat kenaikan pada Jumat lalu. Pasar seakan mengabaikan data PMI China yang menunjukkan perlambatan.
Baca Juga
RatingDog merilis indeks manajer pembelian (PMI/Purchasing Managers Index) China untuk Oktober. Aktivitas manufaktur China melambat menjadi 50,6, di bawah perkiraan 50,9 yang diproyeksikan oleh ekonom dalam survei Reuters dan lebih rendah dari 51,2 pada September.
Data PMI resmi yang dirilis pada Jumat oleh Biro Statistik Nasional menunjukkan bahwa aktivitas manufaktur China pada Oktober menyusut ke level terendah dalam enam bulan, berada di angka 49,0.
Dikutip dari CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,97% dan ditutup di 26.158,36, mengakhiri tren penurunan selama tiga hari, sementara indeks CSI 300 di daratan China berbalik menguat 0,27% dan menutup hari di 4.653,4.
Kospi Korea Selatan naik 2,78% dan ditutup pada rekor tertinggi baru di 4.221,87, mencatat kenaikan harian terbesar sejak Juni. Sementara itu, indeks small-cap Kosdaq naik 1,57% menjadi 914,55.
Indeks Nifty 50 India naik 0,14% dan Sensex bergerak mendekati garis datar.
Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,15% dan berakhir di 8.894,8. Bank sentral negara itu memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari pada hari ini, dengan para ekonom memperkirakan Reserve Bank of Australia akan mempertahankan suku bunga setelah data inflasi kuartal ketiga menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari perkiraan.
Baca Juga
Pasar Asia Menguat, Kospi Korea Selatan Cetak Rekor Tertinggi
Pasar Jepang ditutup karena hari libur nasional.
Pada Jumat di AS, indeks Nasdaq Composite yang sarat saham teknologi naik 0,61% menjadi 23.724,96, sementara S&P 500 naik 0,26% mencapai 6.840,20. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup sedikit lebih tinggi di 47.562,87.

