Tunggu Sinyal dari Jackson Hole, Pasar Asia-Pasifik Bergerak ‘Mixed’
Poin Penting
• Pasar Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Jumat.
• Di AS, saham turun secara luas pada Kamis, dengan S&P 500 melemah untuk kelima hari berturut-turut.
• Tingkat inflasi inti Jepang turun menjadi 3,1% pada Juli, dari 3,3% bulan sebelumnya.
TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada Jumat (22/8/2025) ketika investor menantikan pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di simposium ekonomi Jackson Hole. Pidato ini diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga.
Dikutip dari CNBC, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,66% dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil menguat 0,41%.
Indeks acuan Nikkei 225 Jepang melemah 0,18%, sementara Topix naik 0,37%.
Tingkat inflasi inti Jepang turun menjadi 3,1% pada Juli, dari 3,3% bulan sebelumnya. Angka ini — yang mengecualikan biaya untuk makanan segar — lebih tinggi dibandingkan perkiraan 3% oleh para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Inflasi beras melandai menjadi 90,7% pada Juli, setelah dua bulan sebelumnya melonjak melewati angka 100%.
Baca Juga
Inflasi Inti Jepang Melambat pada Juli, tapi Masih di Atas Target BOJ
Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia turun 0,3% setelah pada Kamis menembus level 9.000 untuk pertama kalinya.
Di Tiongkok daratan, CSI 300 naik 1,18%, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 0,32%.
Di India, Nifty 50 turun 0,52% saat pembukaan.
Baca Juga
Wall Street Melemah Jelang Pidato Powell, Dow Tergerus 150 Poin
Sebelumnya, di AS, saham turun secara luas pada Kamis, dengan S&P 500 melemah untuk kelima hari berturut-turut.
Indeks pasar luas tersebut kehilangan 0,4% dan ditutup di 6.370,17, sementara Nasdaq Composite turun 0,34% dan berakhir di 21.100,31. Dow Jones Industrial Average melemah 152,81 poin, atau 0,34%, berakhir di 44.785,50.
Futures dana Fed memperkirakan hampir 74% kemungkinan bank sentral akan memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan berikutnya di bulan September, menurut alat FedWatch dari CME.

