Pasar Asia-Pasifik Melemah Jelang Hasil Pembicaraan Dagang AS-China
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Asia-Pasifik memulai perdagangan Selasa (29/7/2025) dengan tekanan jual seiring investor bersikap hati-hati menanti hasil pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta keputusan suku bunga Federal Reserve yang dijadwalkan keluar Rabu waktu setempat.
Baca Juga
Menkeu AS Sebut Tenggat Tarif China Bakal Diperpanjang, Negosiasi Dilanjutkan di Stockholm
Minimnya sentimen positif dan potensi gejolak kebijakan moneter membuat pelaku pasar mengurangi eksposur pada aset berisiko di kawasan. Pelemahan serempak terjadi di Jepang, Korea Selatan, dan Australia, sementara kontrak berjangka indeks utama Hong Kong juga mengindikasikan pembukaan lebih lemah.
Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun 0,61%, sedangkan Topix melemah 0,76%.
Kospi Korea Selatan turun 1,09%, dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melemah 0,88%.
S&P/ASX 200 Australia turun 0,42%.
Baca Juga
Wall Street Tunggu Keputusan The Fed, Investor Cenderung ‘Wait and See’
Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.367, mengindikasikan pembukaan yang lebih lemah dibanding penutupan terakhir HSI di 25.562,13.

