Negosiasi Alot, Trump Disebut Tuntut Tarif Minimum hingga 20% terhadap Uni Eropa
Poin Penting
|
WASHINGTON, investortrust.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut menuntut tarif minimum sebesar 15% hingga 20% terhadap impor dari Uni Eropa. Hal itu terungkap dalam laporan Financial Times pada Jumat (18/7/2025), mengutip sejumlah sumber.
Baca Juga
Perang Dagang Memanas, Trump Patok Tarif 30% Ke Uni Eropa dan Meksiko Mulai 1 Agustus 2025
Seperti dilansir CNBC, Trump telah meningkatkan tuntutannya setelah beberapa pekan negosiasi terkait kemungkinan kesepakatan kerangka kerja.
Dengan tenggat waktu Trump pada 1 Agustus yang tinggal kurang dari dua minggu lagi, pembicaraan antara kedua kekuatan ekonomi itu tampak mengalami kebuntuan.
Uni Eropa sebelumnya berharap tercapainya kesepakatan serupa dengan yang disepakati Inggris, yaitu mempertahankan tarif dasar sebesar 10% dengan sejumlah pengecualian pada sektor-sektor tertentu.
Trump selama ini kerap mengkritik surplus perdagangan barang Uni Eropa terhadap AS, yang mencapai €198 miliar ($231 miliar).
Baca Juga
Uni Eropa Siapkan Tarif Balasan Senilai 21 Miliar Euro, Ini Tanggapan Trump
Di sisi lain, pejabat Uni Eropa menyatakan bahwa neraca perdagangan akan tampak jauh lebih seimbang jika sektor jasa dan investasi turut diperhitungkan. Mereka juga telah berjanji akan meningkatkan pembelian minyak dan gas dari AS guna memperkecil defisit perdagangan tersebut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari Komisi Eropa terkait laporan tersebut. Berita ini sempat membuat indeks Dow Jones Industrial Average turun ke titik terendah sesi, merosot lebih dari 250 poin. Namun, indeks 30 saham unggulan itu akhirnya ditutup turun 142,30 poin.

