Diborong Lagi Gara-gara Tarif Trump, Emas Capai Level Tertinggi Sepekan
Poin Penting
|
NEW YORK, investortrust.id - Harga emas naik 1% ke level tertinggi dalam sepekan pada hari Jumat (11/7/2025) karena investor berbondong-bondong mencari aset aman setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperluas perang dagang global dengan pengumuman tarif baru.
Baca Juga
Trump Umumkan Tarif Baru hingga 40% ke 14 Negara, Indonesia Termasuk
Harga emas spot naik 1,4% menjadi 3.372,60 dolar AS per ons. Kontrak berjangka emas AS naik 1% menjadi 3.357,19 dolar AS.
Saham global jatuh setelah Trump meningkatkan serangan tarif terhadap Kanada, dengan menyatakan bahwa AS akan mengenakan tarif 35% terhadap impor bulan depan dan berencana memberlakukan tarif menyeluruh sebesar 15% atau 20% terhadap sebagian besar mitra dagang lainnya.
Trump pekan ini juga mengumumkan tarif 50% atas impor tembaga AS dan besaran yang sama untuk barang-barang dari Brasil.
Baca Juga
“Kita berada dalam situasi di mana premi ketidakpastian kembali muncul di pasar dan emas mendapatkan dorongan sebagai aset aman,” kata Aakash Doshi, kepala strategi emas global di State Street Global Advisors, seperti dikutip CNBC.
“Saya pikir rentang harga pada kuartal ketiga kemungkinan besar berada di antara 3.100 hingga 3.500 dolar. Paruh pertama tahun ini sangat kuat, dan saya percaya kita sekarang memasuki fase konsolidasi.”
Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik selama periode ketidakpastian ekonomi dan lingkungan suku bunga rendah.
Gubernur Federal Reserve Christopher Waller pada hari Kamis kembali menyatakan keyakinannya bahwa bank sentral AS dapat memangkas suku bunga dalam pertemuan kebijakan akhir bulan ini.
Investor saat ini memperkirakan pemangkasan suku bunga The Fed sebesar total 50 basis poin hingga akhir tahun ini.
Harga perak spot naik 4,9% menjadi 39,13 dolar AS per ons, platinum naik 4,4% menjadi 1.474,90 dolar AS, dan paladium melonjak 7,7% ke 1.289 dolar AS.
Selisih harga antara kontrak berjangka AS untuk perak, platinum, dan paladium terhadap patokan London meningkat setelah pengumuman tarif tembaga Trump pekan ini, yang menyebabkan lonjakan tarif pinjaman (lease rates).
“Para trader membongkar posisi terbuka di NYMEX/COMEX dan harus meminjam dari sisi lain,” kata seorang pedagang logam mulia, seraya menambahkan bahwa aktivitas pada logam putih tersebut tidak memengaruhi emas.

