Alibaba Cloud Suntik US$ 60 Juta untuk Perluas Kemitraan Global dan Percepat Inovasi AI
Poin Penting
|
SINGAPURA, investortrust.id - Alibaba Cloud mengumumkan investasi lebih dari US$ 60 juta tahun fiskal ini untuk memperkuat ekosistem mitra global dan mempercepat adopsi solusi berbasis kecerdasan buatan (AI). Langkah ini mencakup kemitraan baru dengan perusahaan global seperti Atos, Crayon, DXC Technology, Dify, PingCAP, Squirro, hingga mitra regional di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Investasi ini akan digunakan untuk mendukung kampanye pemasaran bersama, program insentif, dan pengembangan kapabilitas teknis mitra. Alibaba Cloud menyatakan komitmennya untuk membangun pertumbuhan bersama yang strategis melalui penyediaan teknologi AI mutakhir seperti Large Language Model (LLM) Qwen.
“Mitra kami adalah katalisator kesuksesan pelanggan. Dengan sumber daya canggih dan akses ke teknologi kami, kami ingin membangun ekosistem sinergis untuk mempercepat transformasi digital global,” ujar VP Global Partners & Alliances Alibaba Cloud Intelligence, Raymond Ma dalam keterangan resmi, Rabu (9/7/2025).
Salah satu mitra baru, Dify, membawa platform agentic AI ke Alibaba Cloud Marketplace, memungkinkan perusahaan membangun aplikasi LLM lebih efisien. Ada pula Squirro, penyedia solusi AI generatif untuk sektor finansial dan manufaktur, juga merilis platform Gen AI berbasis low-code di marketplace yang sama.
Alibaba Cloud juga menjalin kemitraan strategis dengan PingCAP untuk menghadirkan database TiDB yang mendukung alur kerja analitik dan transaksi real-time. Dengan arsitektur cloud-native dan integrasi AI, solusi ini ditujukan untuk skala besar dan berbasis data intensif.
Perluasan kerja sama juga terjadi dengan Atos, yang kini resmi menjadi Reseller Partner Alibaba Cloud, memperkuat kolaborasi sebelumnya sebagai Managed Service Provider (MSP). Kemitraan ini menyasar sektor industri global dengan pendekatan migrasi dan transformasi digital berbasis cloud dan AI.
Sementara itu, Crayon memperluas distribusi Alibaba Cloud ke Asia Tenggara lewat unitnya di Singapura dan Filipina, mempermudah akses mitra MSP dan ISV terhadap infrastruktur cloud dan AI. Di Indonesia, kemitraan strategis dilakukan dengan Bespin Global Indonesia dan Electrum Cloud, untuk mempercepat adopsi cloud dan pengembangan talenta AI.
Sekadar informasi, Alibaba Cloud saat ini memiliki jaringan lebih dari 12.000 mitra global, termasuk pemain besar seperti Salesforce, IBM, Fortinet, dan Neo4j. Fokus perusahaan raksasa asal China itu adalah membangun ekosistem AI yang terbuka, kolaboratif, dan siap mendorong transformasi digital lintas sektor.

