Imbas Tarif Baru Trump, Macron Serukan Tunda Investasi di AS
PARIS, investortrust.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan kepada perusahaan-perusahaan Eropa untuk menangguhkan rencana investasi di Amerika Serikat setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif global besar-besaran atas impor Amerika.
Baca Juga
"Investasi yang akan datang atau investasi yang diumumkan dalam beberapa minggu terakhir harus ditangguhkan sampai situasinya jelas dengan Amerika Serikat," kata Macron dalam sebuah pertemuan dengan perwakilan industri Prancis, dikutip dari Reuters, Jumat (04/04/2025).
Pertemuan itu diadakan sebagai tanggapan atas pengumuman tarif impor AS terhadap puluhan negara dan kawasan ekonomi, termasuk EU.
Impor dari Uni Eropa akan dikenakan biaya tambahan sebesar 20%, sementara yang lain akan dikenakan tarif bervariasi mulai 10%.
Dia memperingatkan bahwa akan ada kesan yang salah jika para pebisnis Eropa terus menggelontorkan dana ke ekonomi AS saat negara itu memberlakukan tarif yang tinggi terhadap Eropa.
Macron menyebut keputusan AS itu "brutal dan tidak berdasar." Dia juga memperingatkan bahwa pembatasan perdagangan yang baru itu akan berdampak besar pada ekonomi Eropa dan menekankan pentingnya Eropa bersatu untuk menghadapi krisis.
Dia menyatakan keyakinannya bahwa kebijakan seperti itu akan menjadi bumerang bagi ekonomi AS dalam jangka panjang. Macron mendesak negara-negara Eropa untuk bersatu ketimbang bernegosiasi sendiri-sendiri dengan AS.
Rencana Investasi
Pernyataan Macron ini muncul beberapa minggu setelah perusahaan pelayaran Prancis CMA CGM mengumumkan rencana untuk berinvestasi sebesar $20 miliar di AS untuk membangun logistik dan terminal pelayaran. Rencana itu sempat dipuji oleh Presiden Trump, dan kembali disebutkan dalam pidatonya pada hari Rabu saat mengumumkan tarif tersebut.
Baca Juga
Tarif Trump Berkisar antara 10% hingga 49%, Ini Pernyataan Lengkap Trump
Pemasok peralatan listrik Prancis, Schneider Electric (SCHN.PA), mengatakan pada akhir bulan lalu bahwa mereka akan berinvestasi $700 juta di negara tersebut untuk mendukung infrastruktur energi AS guna menopang pertumbuhan AI.
Kedua perusahaan belum segera menanggapi permintaan komentar atas usulan Macron.
Macron mengatakan belum ada tanggapan terhadap tarif Trump dan menyarankan penggunaan mekanisme anti-koersi, sebuah instrumen Uni Eropa untuk melindungi perdagangan blok tersebut, serta respons yang menargetkan layanan digital dan mekanisme pembiayaan ekonomi AS.
Macron menambahkan bahwa tanggapan terhadap tarif timbal balik ini akan "lebih kuat" dibandingkan dengan balasan sebelumnya terhadap tarif baja dan aluminium AS.

