Rusia dan Ukraina Saling Serang, Prospek Gencatan Senjata Masih Tidak Pasti
MOSKOW, investortrust.id - Rusia dan Ukraina terus melancarkan serangan udara satu sama lain, menyebabkan korban luka dan kerusakan. Sementara itu, nasib gencatan senjata yang diusulkan untuk perang yang telah berlangsung selama tiga tahun, masih belum pasti.
Baca Juga
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis mengatakan bahwa ia pada prinsipnya mendukung proposal Washington untuk gencatan senjata selama 30 hari dengan Ukraina, tetapi pasukannya akan terus bertempur hingga beberapa kondisi penting disepakati.
Sejak itu, kedua belah pihak saling melancarkan serangan udara berat, dan Rusia semakin mendekati pengusiran pasukan Ukraina dari pijakan mereka di wilayah barat Rusia, Kursk, yang telah mereka kuasai selama berbulan-bulan.
Dilansir dari Reuters, Minggu (16/03/2025), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa unit pertahanan udaranya telah menghancurkan total 31 drone Ukraina di wilayah Rusia.
Dari jumlah tersebut, 16 drone ditembak jatuh di wilayah barat daya Voronezh, sembilan di wilayah Belgorod, dan sisanya di wilayah Rostov dan Kursk, kata kementerian itu melalui aplikasi perpesanan Telegram.
Dalam serangan drone Ukraina di wilayah perbatasan Rusia, Belgorod, tiga orang terluka, termasuk seorang anak berusia 7 tahun, kata Gubernur Regional Vyacheslav Gladkov sebelumnya melalui Telegram.
Dua orang terluka setelah drone menghantam rumah mereka, menyebabkan kebakaran di distrik Gubkinsky, sementara satu orang lainnya terluka dalam serangan drone di desa Dolgoye, tambah Gladkov.
Gubernur Voronezh, Alexander Gusev, mengatakan melalui Telegram bahwa tidak ada laporan langsung mengenai korban atau kerusakan.
Penjabat gubernur wilayah Rostov di Rusia selatan juga mengatakan bahwa tidak ada laporan langsung mengenai korban atau kerusakan di sana.
Di Ukraina, pihak berwenang melaporkan beberapa serangan drone Rusia, termasuk di wilayah utara Chernihiv, di mana petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran di sebuah gedung bertingkat tinggi yang dipicu oleh serangan drone Rusia, menurut layanan darurat negara Ukraina.
Baca Juga
Ukraina Terima Proposal Gencatan Senjata, AS Lanjutkan Dukungan Keamanan
Media Ukraina melaporkan serangkaian ledakan di wilayah sekitar ibu kota Kyiv, setelah angkatan udara Ukraina mengeluarkan peringatan tentang ancaman serangan drone di Kyiv dan beberapa wilayah lain di Ukraina tengah.
Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan di wilayah Kyiv.

