Cermati Data Pengeluaran Jepang, Pasar Asia-Pasifik Dibuka Melemah
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada hari Jumat (07/02/2025). Investor menunggu keputusan suku bunga India dan menilai data pengeluaran rumah tangga Jepang.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,12%.
Indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,34% dan Topix melemah 0,32%. Pengeluaran rumah tangga di negara tersebut pada bulan Desember naik 2,7% secara tahunan dalam nilai riil, jauh melampaui ekspektasi Reuters yang memperkirakan kenaikan 0,2%.
Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,26%, sementara indeks Kosdaq yang berkapitalisasi kecil turun 0,3%.
Futures indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 20.907, sedikit lebih tinggi dari penutupan terakhir HSI di 20.891,62.
Bank Sentral India diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan repo sebesar 25 basis poin menjadi 6,25% saat menyelesaikan pertemuan kebijakan.
Di Amerika Serikat, Wall Street ditutup ‘mixed’ pada perdagangan Kamis waktu AS. Indeks S&P 500 naik untuk sesi ketiga berturut-turut karena investor mempertimbangkan laporan keuangan terbaru perusahaan.
Baca Juga
Wall Street ‘Mixed’: S&P 500 Reli Tiga Sesi Beruntun, Dow Anjlok
Indeks pasar luas tersebut naik 0,36% ke 6.083,57, sementara Nasdaq Composite meningkat 0,51% ke 19.791,99. Namun, Dow Jones Industrial Average melemah 125,65 poin atau 0,28% dan ditutup di 44.747,63.
Wall Street kini menantikan laporan ketenagakerjaan bulan Januari, yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat pukul 08:30 pagi waktu ET. Ekonom yang disurvei oleh Dow Jones memperkirakan pertumbuhan payroll non-pertanian sebesar 169.000 untuk bulan tersebut, lebih rendah dari tambahan 256.000 pekerjaan pada bulan Desember.

