Pasar Eropa Melesat Setelah Pemangkasan Bunga ECB, Stoxx 600 Cetak Rekor Baru
LONDON, investortrust.id - Pasar Eropa ditutup pada level tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis (30/01/2025). Investor merespons pemangkasan suku bunga kelima berturut-turut oleh Bank Sentral Eropa (ECB).
Dikutip dari CNBC, indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup naik 0,9% di 539,06 poin, mencatatkan rekor penutupan baru seiring dengan pulihnya sentimen setelah aksi jual besar di sektor teknologi global pada Senin lalu.
ECB memulai pertemuan pertamanya di tahun 2025 dengan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Kamis. Langkah ini membawa suku bunga fasilitas simpanan acuan bank sentral menjadi 2,75%, menandai pemangkasan kelima sejak ECB mulai melonggarkan kebijakan moneter pada Juni tahun lalu.
Baca Juga
ECB Pangkas Bunga 25 Bps, Pemotongan Lebih Lanjut Masih Terbuka
Para pengamat pasar memperkirakan pelonggaran lebih lanjut tahun ini meskipun inflasi di zona euro mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Aktivitas di sektor manufaktur dan jasa di kawasan mata uang tunggal ini masih lesu, sementara kepercayaan konsumen berada di bawah rata-rata jangka panjangnya, menurut data Komisi Eropa.
Investor menilai data ekonomi terbaru dari Prancis dan Jerman, di mana kedua negara mengalami kontraksi pada kuartal keempat, sementara zona euro mengalami stagnasi.
Baca Juga
Bank Jerman, Deutsche Bank, memulai musim laporan keuangan dengan melaporkan penurunan laba kuartal keempat yang lebih tajam dari perkiraan, membuat harga sahamnya turun 3%.
Sementara itu, raksasa minyak Shell mencatat kenaikan saham hampir 3% setelah melaporkan penurunan laba tahunan yang signifikan akibat harga minyak mentah yang lebih rendah sepanjang tahun. Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen per saham sebesar 4% dan meluncurkan program pembelian kembali saham senilai $3,5 miliar.
Raksasa mode Swedia, H&M, melaporkan laba operasional yang sedikit melampaui perkiraan, tetapi penjualannya meleset dari proyeksi untuk tiga bulan terakhir tahun ini, menyebabkan sahamnya turun hampir 4%.
Perusahaan lain yang juga melaporkan kinerja pada Kamis termasuk Nokia, ABB, Roche, BT Group, Sage Group, Wizz Air, Electrolux, BBVA, Caixabank, Nordea, dan Sanofi.
Di kawasan Asia-Pasifik, saham Australia dan Jepang memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya. Sedangkan, pasar di Taiwan, Korea Selatan, Hong Kong, dan China tutup karena libur Tahun Baru Imlek.
Di sisi lain, kontrak berjangka saham AS naik karena Wall Street mencerna laporan keuangan terbaru dari beberapa raksasa teknologi, serta keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga.

