Rosan Sampaikan Visi-Misi Pemerintah Indonesia di WEF Davos
DAVOS, investortrust.id - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P Roeslani mengungkapkan, Indonesia hadir pada pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) untuk menyampaikan visi-misi dan target pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Di WEF ini, Indonesia juga ingin menyampaikan beberapa visi-misi dan target pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” tutur Rosan di sela-sela pembukaan World Economic Forum (WEF) di resor Pegunungan Davos, Swiss, Senin (20/1/2025).
Pemerintah, menurut Rosan, juga ingin menyampaikan potensi investasi yang akan difokuskan pada energi terbarukan (renewable energy), yaitu energi yang berkelanjutan dan berkesinambungan.
Baca Juga
Anindya Bakrie: Kadin Bantu Pemerintah Promosikan Indonesia di WEF Davos
“Kami ingin menyampaikan kebijakan-kebijakan yang sudah disempurnakan untuk meyakinkan mereka bahwa kita sudah membuat better investment climate (iklim investasi yang lebih baik), dan ease of doing business (kemudahan berbisnis) di Indonesia,” ujar Rosan.
Rosan Roeslani mengungkapkan, pihaknya berencana bertemu tujuh pimpinan setingkat menteri dan wakil perdana menteri. “Untuk private sector-nya, kami akan bertemu banyak sekali pimpinan private sector,“ kata dia.
Pertemuan tahunan WEF ke-55 di Davos bakal dihadiri sekitar 3.000 pemimpin dari sedikitnya 130 negara yang akan membahas isu-isu ekonomi global dan peluang kerja sama. Perhelatan bertajuk Collaboration for the Intelligent Age itu berlangsung pada 20-24 Januari 2025.
Baca Juga
WEF 2025 Dibuka, 3.000 Pemimpin dari 130 Negara Fokus Bahas AI, Iklim, dan Tantangan Global
Para peserta berasal dari berbagai kalangan, yaitu pemimpin pemerintahan (350 orang, termasuk 60 kepala negara), pemimpin bisnis (1.600 orang), serta perwakilan masyarakat sipil dan akademisi (170 orang).
Pertemuan WEF 2025, menurut situs resmi WEF, akan fokus pada lima prioritas tematik yang saling terkait, yaituMembangun Kembali Kepercayaan, Mereimajinasikan Pertumbuhan, Berinvestasi pada Manusia, Melindungi Planet, serta Industri di Era Cerdas.

