Sah! Trump dan JD Vance Resmi Jadi Presiden dan Wapres AS
WASHINGTON, investortust.id- Donald Trump resmi menjabat presiden Amerika Serikat (AS) setelah mengucapkan sumpah di Rotunda Gedung Capitol, Washington pada upacara pelantikan, Senin (20/1/2025) siang waktu setempat.
Sebelum Trump, Wakil Presiden JD Vance, terlebih dahulu mengucapkan sumpah.
“Saya bersumpah dengan sungguh-sungguh bahwa saya akan menjalankan tugas sebagai presiden Amerika Serikat dengan setia dan dengan kemampuan terbaik saya akan menjaga, melindungi, dan membela konstitusi Amerika Serikat,” ujar Trump.
Setelah itu, Donald Trump menyampaikan pidato pelantikannya yang bertemakan “Memulihkan Kepercayaan di Amerika”.
“Saya kembali ke kursi kepresidenan dengan percaya diri dan optimistis bahwa kita berada di awal era baru kesuksesan nasional yang mendebarkan. Gelombang perubahan sedang melanda negara ini,” ujar Donald Trump dalam kutipan yang diambil dari pernyataan resmi yang telah disiapkan sebelumnya.
Setelah menyampaikan pidato pelantikannya, Trump mengadakan ucapan selamat tinggal kepada Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris. Ia juga akan menyampaikan pidato yang memadati Emancipation Hall.
Rangkaian acara pelantikan Trump, meliputi upacara penandatanganan presiden, jamuan makan siang resmi, serta observasi pasukan di Emancipation Hall.
Pelantikan ini menjadi momen bersejarah karena Trump menjadi presiden kedua dalam sejarah Amerika Serikat yang kembali menjabat setelah masa kepresidenannya sebelumnya (2017–2021) sebagai Presiden ke-45. Sebelum Trump, Grover Cleveland adalah presiden pertama yang terpilih dua kali, pada tahun 1884 dan 1892.
Trump melaksanakan upacara sumpah jabatannya di dalam ruangan karena cuaca sangat dingin. Akibatnya, acara pelantikan dihadiri lebih sedikit orang daripada pelantikan biasa.
Terakhir kali, upacara diadakan di dalam ruangan adalah pada 1985 untuk mantan Presiden Ronald Reagan.
JD Vance dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat oleh Ketua Mahkamah Agung AS Brett Kavanaugh sementara istri JD Vance, Usha Vance (tertutup oleh Brett Kavanaugh) memegang Injil di Ruang Rotunda Capitol di Washington DC, Senin (20/1/2025). Foto: Pool via REUTERS/Julia Demaree Nikhinson

