Pasar Asia-Pasifik Menguat Jelang Pelantikan Donald Trump
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik menguat pada Senin (20/1/2025), menjelang pelantikan Donald Trump. Investor menunggu kejelasan lebih lanjut tentang kebijakan pemerintahan AS yang akan datang.
Baca Juga
Sejarah Baru, Ini Pemimpin Negara yang Bakal Hadiri Pelantikan Trump
Dikutip dari CNBC, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,4%. Nikkei 225 Jepang naik 1,38%, sementara Topix bertambah 1,37%.
Kospi Korea Selatan naik 0,15%, dan Kosdaq naik 0,27%.
Indeks Hang Seng Hong Kong futures berada pada 19.841, lebih tinggi dibandingkan penutupan terakhir HSI di 19.584,06.
China tidak mengubah suku bunga pinjaman acuannya pada hari Senin. Bank Rakyat China mempertahankan suku bunga pinjaman utama satu tahun di 3,1%, dan lima tahun di 3,6%.
Malaysia dijadwalkan merilis data perdagangan bulan Desember, sementara Hong Kong akan melaporkan angka pengangguran untuk bulan yang sama di kemudian hari.
Bank sentral lainnya di Asia juga akan mengadakan pertemuan minggu ini. Bank sentral Malaysia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakannya di 3% pada hari Rabu. Bank of Japan akan mengadakan pertemuan kebijakan berikutnya pada 23-24 Januari. Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah memberikan sinyal niat untuk menaikkan suku bunga. Otoritas Moneter Singapura akan mengadakan pertemuan pada hari Jumat.
Pada hari Jumat di AS, tiga indeks utama mencatatkan keuntungan mingguan pertama mereka di tahun baru.
Baca Juga
Wall Street Bangkit, Dow dan S&P 500 Catat Pekan Terbaik sejak Periode Pemilu AS
Dow Jones Industrial Average naik 334,70 poin, atau 0,78%, untuk ditutup pada 43.487,83. S&P 500 naik 1% menjadi 5.996,66. Nasdaq Composite naik 1,51% menjadi 19.630,20.
Presiden terpilih Trump dan Presiden China Xi Jinping berbicara melalui telepon pada hari Jumat tentang perdagangan, TikTok, fentanyl, dan lainnya, pembicaraan yang disebut Trump sebagai "sangat baik."
Pasar AS akan tutup pada hari Senin.

