Cerna Data Ekonomi China, Pasar Asia-Pasifik ‘Mixed’
JAKARTA, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik beragam pada Jumat seiring investor mencerna sejumlah data ekonomi dari China.
Ekonomi China tumbuh 5% secara tahunan pada 2024, dengan peningkatan di kuartal terakhir tahun ini. PDB kuartal keempat negara itu melampaui ekspektasi dengan pertumbuhan sebesar 5,4%.
Penjualan ritel China pada Desember melonjak 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya, melebihi perkiraan Reuters sebesar 3,5%. Output industri naik 6,2% dibandingkan tahun sebelumnya, melampaui ekspektasi 5,4%.
Baca Juga
Dikutip dari CNBC, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,17%, sementara CSI 300 di China daratan menguat 0,29%.
Indeks Nikkei 225 Jepang turun 1,18%, sedangkan Topix melemah 1,28%. Kospi Korea Selatan diperdagangkan turun 0,5%, sementara Kosdaq melemah 0,11%.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,1%.
Investor juga akan memperhatikan data ekspor non-migas Singapura untuk Desember.
Sementara itu, di AS, indeks utama melepas keuntungan dari awal hari dengan S&P 500 melemah, mengakhiri tren kenaikan tiga hari, seiring saham teknologi besar yang berguguran.
Baca Juga
Indeks S&P 500 turun 0,21% menjadi 5.937,34. Indeks Nasdaq Composite yang berbasis teknologi turun 0,89% menjadi 19.338,29. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 68,42 poin, atau 0,16%, menjadi 43.153,13.

