Harga Emas Pulih di Tengah Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas pulih ke zona US$ 2.643 per troy ons pada Rabu (4/12/2024) pasca komentar pejabat The Fed terhadap kemungkinan penurunan tingkat suku bunga pada pertemuan mendatang.
Mengutip riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) Rabu (4/12/2024), para gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS) pada hari Selasa mengatakan mereka tetap percaya bahwa inflasi sedang menuju ke target 2% dan mengisyaratkan dukungan untuk penurunan suku bunga lebih lanjut di masa depan.
Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Selasa bahwa ia melihat suku bunga perlu turun dalam jumlah yang cukup besar selama tahun depan karena suku bunga masih berada dalam kebijakan yang ketat.
Selain itu, Presiden The Fed San Francisco Mary Daly mengatakan bahwa ekonomi AS berada di tempat yang sangat baik, sementara pasar tenaga kerja berada dalam keseimbangan dan bukan merupakan sumber inflasi.
Baca Juga
Sementara itu, Anggota Dewan Gubernur Adrianna Kugler menegaskan kembali bahwa perkembangan inflasi masih berlangsung, sementara kebijakan tidak berada di jalur yang telah ditentukan sebelumnya dan bahwa bank sentral akan membuat keputusan dari pertemuan demi pertemuan.
“Ekspektasi pasar tetap tertuju pada kemungkinan The Fed memangkas suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan Desember. Suku bunga yang lebih rendah berdampak positif bagi emas karena mengurangi biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan bunga,” ulas riset ICDX.
Di sisi lain, data ekonomi AS pada hari selasa menunjukan data pekerjaan AS yang kuat mengisyaratkan pendekatan hati-hati terhadap penurunan suku bunga oleh Federal Reserve. Di mana lowongan Kerja JOLTS AS naik menjadi 7,744 juta pada bulan Oktober, melampaui estimasi konsensus sebesar 7,480 juta dan revisi turun pada bulan September sebesar 7,372 juta, menurut data dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS).
Baca Juga
“Fokus pasar ke depan beralih ke pidato Ketua The Fed Jerome Powell, yang, bersama dengan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat, akan memandu para pengambil kebijakan dalam keputusan kebijakan moneter berikutnya,” tulis riset tersebut.
ICDX memproyeksikan harga emas turun dengan support saat ini beralih ke area US$ 2.620 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.674. Support terjauhnya berada di area US$ 2.585 - US$ 2.540, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.685 - US$ 2.745.

