Poin Penting Debut Prabowo di KTT G-20 Brasil
JAKARTA, investortrust.id - Presiden RI Prabowo Subianto telah menutup kunjungan kerjanya ke Brasil dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20. Prabowo sudah berada di Brasil sejak Minggu (17/11/2024) hingga Selasa (19/11/2024) waktu setempat. Ini adalah debut Prabowo menghadiri G-20 sebagai presiden.
Bicara di KTT G20, Prabowo meminta seluruh anggota G-20 untuk tidak ragu dalam membangun ketahanan pangan sebagai upaya bersama menekan angka kemiskinan dan juga kelaparan. Selain itu, Prabowo juga melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan sejumlah petinggi negara lain yang membahas kerjasama dengan Indonesia.
Berikut deretan poin penting debut Prabowo di KTT G-20 Brasil:
Bahas Isu Strategis Dunia dengan Sekjen PBB
Mengawali kunjungan kerja di Brasil, Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres, Minggu (17/11/2024). Keduanya membahas berbagai isu strategis dunia, mulai dari Palestina hingga perubahan iklim.
Dalam pertemuan ini, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia mendukung seluruh upaya PBB dalam berbagai isu global, seperti isu ketahanan pangan, kemiskinan, pelanggaran hak asasi manusia (HAM), dan hukum internasional, khususnya di Palestina.
Soal perubahan iklim, Prabowo menyampaikan Indonesia sangat berkomitmen dan ambisius menggarap energi terbarukan yang ramah lingkungan.
“Kita sudah mengembangkan teknologi pembuatan solar dari tanaman, dari sawit. Kami juga mengembangkan (teknologi) untuk memproduksi bensin dari sawit,” kata Prabowo.
Baca Juga
Indonesia Kalahkan Arab Saudi, Prabowo: Terima Kasih, Tim Nasional Luar Biasa
Menghadiri MIKTA Leaders' Gathering
Prabowo menghadiri MIKTA Leaders' Gathering kedua yang diselenggarakan oleh Meksiko sebagai ketua MIKTA 2024 di sela-sela KTT G-20 Brasil. MIKTA merupakan forum konsultatif lima negara, yaitu Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turkiye, dan Australia. MIKTA dibentuk pada 2013 saat pertemuan para menteri luar negeri kelima negara anggota di sela-sela Sidang Majelis Umum ke-68 PBB di New York, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan MIKTA kali ini, kelima pemimpin negara sepakat mendorong kerja sama yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu global. Para pemimpin juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk dunia yang aman, damai, adil, dan setara serta inklusif, berkelanjutan, dan sejahtera. Mereka mengajak seluruh negara anggota PBB untuk mematuhi piagam dan resolusi PBB, termasuk yang diadopsi oleh badan keamanan.
“Pemimpin negara MIKTA sepakat mencari solusi yang pragmatis dan kreatif untuk tangangan regional dan global. Mengingat kesejahteraan generasi mendatang ditentukan oleh kemauan untuk mengambil aksi bersama,” demikian pernyataan para pemimpin MIKTA.
Pelajari Program Makan Bergizi Gratis
Prabowo menyatakan keinginannya untuk mempelajari program makan bergizi gratis yang sukses diterapkan oleh Brasil. Rencana itu disampaikan Prabowo dalam forum bisnis Indonesia-Brazil di Rio de Janeiro, Minggu (17/11/2024). Prabowo menyatakan akan mengirim tim khusus untuk mempelajari program makan bergizi gratis di Brasil.
“Saya meminta tim saya untuk mengatur pertemuan, kami ingin membentuk tim untuk mempelajari program makan bergizi gratis untuk anak-anak di sekolah Brasil,” kata Prabowo.
Komitmen Indonesia Tanggulangi Kelaparan dan Kemiskinan
Prabowo pada KTT G-20 berbicara dalam sesi pertama yang mengangkat tema “Fight against Hunger and Poverty”, Senin (18/11/2024). Prabowo mengapresiasi langkah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang menjadikan kemiskinan dan kelaparan sebagai fokus utama KTT G20 tahun ini.
Prabowo menjelaskan pemerintahannya menempatkan penanggulangan kelaparan dan kemiskinan sebagai prioritas nasional. Bahkan, pemerintahannya juga mengalokasikan anggaran besar untuk pendidikan. Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana konkret untuk mencapai ketahanan pangan dan energi di Indonesia. Ia optimistis pemerintahannya dapat mengatasi masalah kelaparan dalam tiga tahun ke depan.
“Kami akan mandiri dari sisi energi dalam empat tahun, dan dalam lima tahun kami percaya diri dapat berkontribusi pada Aliansi Global Melawan Kemiskinan dan Kelaparan,” ucap dia.
2 Kali Serukan Perdamaian Palestina
Selain isu pangan dan energi, Prabowo dalam pidatonya di G-20 menegaskan isu ekonomi global tidak dapat dipisahkan dari dinamika geopolitik. Prabowo menyerukan solusi damai terhadap konflik yang sedang berlangsung, termasuk di Gaza Palestina dan Ukraina. Prabowo juga mendorong negara anggota G-20 untuk memperkuat kolaborasi multilateral dalam menghadapi tantangan global ini.
“Kami mendesak segera dilakukannya gencatan senjata di Ukraina dan Gaza. Hanya dengan perdamaian dan stabilitas kita bisa mengatasi kemiskinan dan kelaparan," tegasnya.
Seruan itu tidak hanya disampaikan dalam pertemuan KTT G-20. Prabowo juga menyuarakan perdamaian Palestina saat bertemu Sekjen PBB António Guterres.
“Kami tercatat pernah mengatakan bahwa kami akan mendukung adanya pasukan penjaga perdamaian jika ada kemungkinan gencatan senjata dan kebutuhan akan pasukan penjaga perdamaian yang diamanatkan secara internasional. Kami siap memberikan kekuatan,” ujar Prabowo.
Terkait isu Palestina, Sekjen PBB sepakat dengan Indonesia untuk pembentukkan negara dan penentuan secara mandiri akan kemerdekaan rakyat Palestina.
Interaksi Hangat dengan para Pemimpin Dunia
Poin yang juga menarik perhatian di KTT G-20 2024 adalah interaksi antara Prabowo yang berbincang akrab dengan sejumlah pemimpin dunia di sela-sela pertemuan. Prabowo terlihat bercengkerama dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính, dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Ketiganya duduk santai bersama di satu sofa, menunjukkan hubungan persahabatan yang erat di antara negara-negara Asia Tenggara.
Tak hanya itu, momen istimewa terjadi ketika Prabowo beramah-tamah dengan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani. Keduanya saling berpelukan hangat, menandakan hubungan persahabatan yang erat antara Indonesia dan Qatar.
Baca Juga
Momen Akrab Prabowo dengan para Pemimpin Dunia di Balik Layar KTT G-20
Dalam kesempatan lain, Prabowo juga berbincang dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. Senyum lebar dan tawa bahagia dari keduanya mencerminkan hubungan yang positif antara Indonesia dan Australia.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah saat Prabowo duduk berdampingan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan. Bahkan, tangan kanan Prabowo sempat digenggam oleh Erdoğan, menunjukkan keakraban dan penghormatan di antara kedua pemimpin.
Adapun di hari terakhirnya di Brasil, Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Keduanya duduk bersama penuh keakraban meskipun di tengah kesibukan masing-masing.

