Temui Sekjen PLO, Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen RI Dukung Palestina
KAZAN, investortrust.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina atau Palestine Liberation Organization (PLO) Hussein Al Sheikh di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS Plus di Kazan, Rusia.
Sebagai catatan, BRICS merupakan organisasi antarpemerintah yang diinisiasi Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan yang juga merupakan lima negara berkembang terdepan di dunia. Saat ini, organisasi tersebut beranggotakan Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan, Iran, Mesir, Etiopia, dan Uni Emirat Arab.
Dalam pertemuan dengan Hussein Al Sheikh tersebut, Sugiono menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk mencapai kemerdekaan.
Baca Juga
"Saya akan memastikan bahwa isu Palestina selalu berada di garis depan diplomasi Indonesia, dan kami akan terus berdiri tegak bersama rakyat Palestina”, ujar Sugiono dikutip dari keterangan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kamis (24/10/2024).
Sugiono menekankan, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat pelantikannya pada 20 Oktober 2024 lalu.
Lebih jauh, Menlu Sugiono menyampaikan tiga hal terkait isu Palestina. Pertama, menekankan kembali dukungan politik untuk Palestina termasuk dengan terus mendorong gencatan senjata permanen dan upaya-upaya perdamaian lainnya menuju solusi dua negara.
Kedua, menegaskan kembali komitmen bantuan kemanusiaan RI kepada Palestina, baik secara bilateral, maupun melalui badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti gensi Pekerjaan dan Pemulihan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat atau United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) dan International Labour Organization (ILO).
Ketiga, menegaskan pentingnya upaya kolektif untuk mendorong perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah. Menutup pertemuan, Sugiono menyampaikan pertemuan BRICS ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi sebagai kekuatan positif untuk terus mengupayakan perdamaian di Palestina.
Prabowo dalam pidato perdananya seusai dilantik sebagai presiden 2024-2029 menyatakan pemerintahannya akan mengirim lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Di hadapan Sidang Paripurna MPR Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2024-2029 di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2024), Prabowo menegaskan pemerintahannya akan mendukung penuh kemerdekaan Palestina.
"Kita harus solider, harus membela rakyat-rakyat di negara yang tertindas di seluruh dunia. Untuk itu, kita mendukung kemerdekaan rakyat Palestina" katanya.
Prabowo menyebut pemerintahannya akan mengirimkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke Palestina. Bantuan tersebut tidak hanya berbentuk dana untuk mendukung operasi kemanusiaan.
"Kami siap mengirim bantuan kemanusiaan yang lebih banyak ke Palestina. Kami siap melakukan evakuasi korban luka, termasuk anak-anak, yang trauma, yang menjadi korban perang," kata Prabowo.
Baca Juga
Lebih lanjut, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu mengungkapkan Pemerintah Indonesia siap membangun rumah sakit di Palestina.
"Kami siapkan rumah sakit TNI untuk membantu saudara-saudara kami yang menjadi korban perang yang tidak adil," ujarnya.
Prabowo menjelaskan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Indonesia telah banyak mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Termasuk di antaranya adalah pengiriman dokter dan perawat Indonesia untuk membantu para korban di Gaza dan Rafah bersama dengan Uni Emirat Arab.

