Pasar Taruhan Kemenangan Trump Menguat, Harga Saham Trump Media Melonjak
NEW YORK, investortrust.id - Saham Trump Media melonjak lebih dari 18% pada hari Senin (14/10/2024), memperpanjang pemulihan dramatis pemilik Truth Social dari harga saham terendah baru-baru ini. Kenaikan harga saham Trump Media menambah ratusan juta dolar kekayaan bersih Donald Trump di atas kertas.
Baca Juga
Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan pergeseran peluang taruhan pemilu AS di berbagai pasar online yang tampaknya mulai lebih condong ke arah kemenangan Trump setelah sebelumnya mendukung kandidat Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris.
Lonjakan harga saham ini juga bertepatan dengan peluncuran situs baru untuk aplikasi streaming TV milik Trump Media, Truth+. Saham Trump Media diperdagangkan di atas $30 per lembar pada puncak perdagangan intraday, dan ditutup di $29,95. Volume perdagangan mencapai lebih dari 57 juta saham pada hari Senin, jauh lebih tinggi dari rata-rata volume perdagangan selama 30 hari terakhir.
Dalam seminggu terakhir, platform taruhan prediksi pemilu seperti Kalshi, Polymarket, dan PredictIt menunjukkan peningkatan peluang kemenangan Trump. Meskipun demikian, polling terbaru di tingkat nasional dan negara bagian yang menjadi medan pertempuran kunci masih menunjukkan persaingan yang sangat ketat.
Baca Juga
Mampukah Kamala Harris Kalahkan Trump dalam Pilpres AS 2024? Simak Hasil Jajak Pendapat Terbaru
Analis telah lama menduga bahwa banyak investor ritel Trump Media adalah penggemar mantan presiden ini, yang membeli dan menjual saham sebagai bentuk dukungan atau taruhan pada peluangnya untuk kembali memenangkan kursi kepresidenan.
Fenomena ini membantu menjelaskan bagaimana perusahaan di balik Truth Social memiliki kapitalisasi pasar hampir $6 miliar, meskipun basis penggunanya relatif kecil, dan pendapatan terbatas. Trump memiliki hampir 57% saham perusahaan, senilai sekitar $3,4 miliar pada penutupan harga saham hari Senin. Dia telah bersumpah tidak akan menjual sahamnya, yang saat ini menyumbang lebih dari setengah kekayaan bersihnya di atas kertas, menurut Forbes.
Sementara itu, pada Senin pagi, Trump Media mengumumkan peluncuran situs terpisah untuk layanan streaming di platformnya, Truth+. Meskipun versi yang lebih sederhana dari Truth+ sudah tersedia di Truth Social, situs baru ini menawarkan "rangkaian lengkap" program streaming perusahaan. Situs tersebut menyatakan menyediakan lebih dari 1.000 “film dan serial baru,” termasuk konten eksklusif. Perusahaan juga berencana memperluas layanan ini ke perangkat iOS dan platform TV lainnya, dengan tujuan untuk menjadi layanan yang "tidak dapat dibatalkan oleh Big Tech."
Namun, sebagian besar film dan serial yang tersedia tampaknya telah dirilis beberapa tahun yang lalu, dan banyak yang juga tersedia di Tubi, platform streaming video gratis lainnya. Beberapa konten tampak diproduksi menggunakan alat kecerdasan buatan (AI). Sebagai contoh, sebuah “dokumenter” tentang Al Capone berdurasi 40 menit sebagian besar terdiri dari tayangan slide foto yang jelas dihasilkan oleh AI, dengan narasi dari suara AI dan musik latar yang berulang.

